Komnas PA Dorong Perlindungan Anak Jadi Perhatian Nasional
beritasumut.com Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) pada 1 September 2026 menerima kedatangan perwakilan orang tua murid Taman
Peristiwa
Beritasumut.com-Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kegiatan Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2021, Senin (29/03/2021) di Lapangan Apel Mapolres, Sergai.
Pelaksanaan apel yang dipimpin oleh Bupati Sergai H Darma Wijaya, dihadiri Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, Dandim 0204/Deli Serdang Letkol Kav Jacki Yudhantara, Kajari Sergai Donny Haryono Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Sei Rampah, Ka Kankemenag Sergai H Zulkifli Sitorus, Kepala Basarnas Sergai, para Kepala OPD, Ketua MUI, Ketua FKUB Sergai, Kepala BPBD Sergai, Kapolsek se-Jajaran Polres Sergai, Perwira, Personil Polres Sergai, para undangan lainnya.
Baca Juga : Randis Milik Brimob Polda Sumut Dimodifikasi, Bisa Jadi Mobil Pemadam Kebakaran dan Penyemprotan Disinfektan
Bupati Sergai dalam amanatnya menyampaikan maksud dan tujuan dari apel ini untuk menyamakan persepsi dan kesiapan kita dalam rangka antisipasi penanggulangan bencana alam Karhutla tahun 2021 di Kabupaten Sergai dan bentuk sinergitas Polri bersama TNI dan stakeholder melalui kegiatan bersama sebagai bagian dari program prioritas Kapolri.
"Pada Tahun 2020 yang lalu, penanganan Karhutla sudah semakin terkoordinir, di mana jumlah Karhutla mengalami penurunan dan tidak menimbulkan polusi udara lintas batas negara," jelasnya.
Lanjut Bupati, Pemda bersama TNI, POLRI dan BMKG, telah mengambil langkah-langkah strategis dalam hal penanganan Karhutla, yaitu sebagai berikut, melakukan patroli secara rutin ke Perusahaan / Korporasi untuk mengecek sarana prasarana untuk penanggulangan Karhutla seperti embung, kanal air, selang air dan pompa gendong.
Kegiatan ini melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa dalam mencegah Karhutla dengan cara meningkatkan patroli di wilayah yang rentan dan rawan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Kita semua harus memiliki persamaan persepsi dalam proses penegakan hukum dengan Gakkumdu Plus (Criminal Justice System dan Kementerian Lingkungan Hidup), sehingga penerapan sanksi hukum yang berat bagi setiap pelaku KARHUTLA baik perorangan maupun korporasi, dapat diberikan tindakan tegas untuk menimbulkan efek jera terhadap setiap pelaku Karhutla," pungkas Darma Wijaya. (BS05)
Baca Juga:
beritasumut.com Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) pada 1 September 2026 menerima kedatangan perwakilan orang tua murid Taman
Peristiwa
beritasumut.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan jalur alternatif MedanBerastagi yang akan difokuskan unt
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Seorang penumpang pesawat berinisial MR diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumate
Peristiwa
beritasumut.com Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Sumut) kembali menga
Peristiwa
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa