Jumat, 17 April 2026

Menhub Budi Karya Sumadi Beberkan Kronologis Sementara Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJY 182 Rute Jakarta-Pontianak

Senin, 11 Januari 2021 18:30 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi Beberkan Kronologis Sementara Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJY 182 Rute Jakarta-Pontianak
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, KNKT, Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, Sriwijaya Air, TNI POLRI, dan stakeholders lainnya, menyampaikan kronologis sementara peristiwa hilang kontak pesawat Sriwijaya Air SJY 182 Rute Jakarta-Pontianak.

"Kami bersama Ketua KNKT, Basarnas dan TNI-Polri serta stakeholders bandara sedang berada di Soekarno Hatta untuk berkoordinasi. Bahwa telah terjadi hilang kontak pesawat udara Sriwijaya Rute Jakarta-Pontianak call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pukul 14.40 WIB. Untuk itu kami turut prihatin atas kejadian ini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers virtual dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (09/01/2021).

Menhub Budi, dilansir dari Kominfo.go.id, Senin (11/01/2021) menjelaskan Presiden RI Joko Widodo telah memberikan arahan langsung untuk memaksimalkan upaya pencarian pesawat tersebut. Saat ini Kemenhub telah melakukan koordinasi dengan Basarnas, KNKT, TNI-Polri dan instansi terkait lainnya untuk melakukan upaya pencarian.

Baca Juga:

Adapun secara teknis kronologis sementara yang dapat dihimpun sebagai berikut :

- Pesawat Sriwijaya SJY 182 take off dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak pada pukul 14.36 WIB.

Baca Juga:

- Pada pukul 14.37 WIB melewati 1700 kaki dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki dengan mengikuti Standard Instrument Departure.

- Pukul 14.40 WIB, Jakarta Approach melihat pesawat Sriwijaya Air tidak ke arah 075 derajat melainkan ke Barat Laut (North West), oleh karenanya ditanya oleh ATC untuk melaporkan arah pesawat.

- Tidak lama kemudian, dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar. Manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, otoritas Bandara tujuan, dan instansi terkait lainnya.

- Total penumpang Pesawat 50 orang (40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 Bayi), ditambah 12 orang (6 kru aktif dan 6 ekstra kru).

Saat ini tim penyelamat telah menurunkan sejumah kapal untuk melakukan pertolongan, yaitu kapal dari KPLP Ditjen Perhubungan Laut, Kapal Basarnas (3 kapal dan 3 kapal karet, 2 sea rider), dan Kapal TNI Angkatan Laut (KRI Lalat, KRI Kurau, KRI Siwar, dan KRI Cut Nyak Dien yang sedang menuju TKP). “Mohon doa dari seluruh anggota masyarakat agar semua proses pencarian dan penyelamatan agar berjalan dengan lancar,” tutur Menhub.

"Untuk informasi bagi para keluarga Korban, dapat langsung menghubungi HOTLINE SRIWIJAYA AIR (UNTUK INFORMASI PENUMPANG) : 021 80637817 atau datang langsung ke POSKO : TERMINAL 2D KEDATANGAN BANDARA SOETTA," pesan Menhub.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala Basarnas Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Dirut AP II Muhammad Awaluddin, Dirut Airnav Indonesia M. Pramintohadi Sukarno, dan Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena, serta stakeholders terkait lainnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Panglima TNI Terima Audiensi Menteri Perhubungan RI
Tren Penerbangan Mulai Meningkat, Menhub Ingatkan Aspek Keselamatan
Menhub: Meski Mobilitas Meningkat, Penanganan Pergerakan Transportasi Berjalan Lancar dengan Prokes Ketat
Menhub Pastikan Kesiapan Sarpras Transporasi untuk Kelancaran PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua
Hari Maritim Nasional Tahun 2021, Menhub Budi Karya Sumadi Ajak Masyarakat Bangun Bersama Kekuatan Maritim Indonesia
Menhub Wajibkan Rapid Test Antigen untuk Penumpang Kapal Via Pelabuhan Bakauheni
komentar
beritaTerbaru
hit tracker