Kamis, 23 Juli 2026

Kasat Res Narkoba: Tahanan Narkoba Rudolf Simanjuntak Meninggal karena Sakit

Jumat, 21 Agustus 2020 14:54 WIB
Kasat Res Narkoba: Tahanan Narkoba Rudolf Simanjuntak Meninggal karena Sakit
BERITASUMUT.COM/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH menegaskan, tahanan narkoba Polrestabes Medan Rudolf Simanjuntak (25) meninggal dunia karena sakit.

"Iya benar, hasil dari keterangan yang kita peroleh dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan menyebutkan, tersangka narkorba tersebut meninggal dunia karena sakit," ucap Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (21/08/2020).

Hasil visum juga menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Namun demikian, lanjutnya pihaknya akan tetap menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Meskipun pihak keluarga yang diwakilkan abang iparnya bernama Mathias Roito Frandes Hutabarat, (33), warga Jalan Binjai Km 13,5 Gang Horas Ujung, Kampung Semangat telah membuat surat pernyataan menyatakan tidak dilakukan autopsi. Hal ini dilakukan katanya agar tidak ada timbul kecurigaan di kemudian hari.

Baca Juga:

AKBP Ronny Nicolas Sidabutar menjelaskan, tahanan narkoba Polrestabes Medan Rudolf Simanjuntak ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan tanggal 15 Juli 2020 di Sei Semayang, Jalan Binjai. Lalu, tersangka narkoba tersebut dijebloskan ke RTP Polrestabes Medan tanggal 21 Juli 2020. "Setelah ditahan di RTP Polrestabes Medan, tanggal 27 Juli 2020, tersangka mengeluh sakit dan kita bawa ke klinik untuk diobati, " terangnya.

Karena masih mengeluh sakit, tanggal 13 Agustus 2020 tersangka narkoba Rudolf Simanjuntak dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. "Namun esok hari, tanggal 14 Agustus 2020, tersangka narkoba Rudolf Simanjuntak dinyatakan meninggal dunia. RS Bhayangakara mengatakan tersangka narkoba meninggal disebabkan sakit," pungkasnya.

Baca Juga:

Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan saat penyerahan jenazah agar tidak dilakukan autopsi. "Mereka menerima dengan ikhlas dan menerima segala konsekuensinya serta masalah yang timbul sesudah ini. Tapi kita pun akan berusaha minta autopsi ke RS Bhayangkara," tandas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini. (BS06)

Tags
beritaTerkait
Sarang Narkoba di Area Perkebunan dengan Pengamanan Sejumlah CCTV Digerebek Polisi di Sei Mencirim, Seluruh Barak Rata Dibumihanguskan
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Adanya Bukti Damai, Putri Saraswati Berharap Roberto Dibebaskan dari Polrestabes Medan
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Diduga Jadi Markas Judi dan Penyalahgunaan Narkoba, Warga Desak Aparat Tindak Lokasi di Jalan Fachrudin Lubukpakam
Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker