Selasa, 26 Mei 2026

Kementerian Haji dan WHUC Survei Persiapan 25 Negara Pengirim Jemaah Haji, Termasuk Indonesia

Selasa, 28 April 2020 19:05 WIB
Kementerian Haji dan WHUC Survei Persiapan 25 Negara Pengirim Jemaah Haji, Termasuk Indonesia
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-World Hajj and Umrah Convention (WHUC) telah melakukan survei persiapan pelaksanaan haji tahun 1441H/2020M yang melibatkan 25 negara pengirim jemaah haji.

Hal ini diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar, saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui telekonferensi. "Dari 25 negara tersebut, salah satunya termasuk Indonesia," kata Nizar dilansir dari Kemenag.go.id, Selasa (28/04/2020).

Menurut Nizar, survei ini diselenggarakan kerjasama Biro Perencanaan Kementerian Haji dengan WHUC. Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. "Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441H/2020M," jelasnya.

Baca Juga:

Dari 25 negara yang berpartisipasi dalam pelaksanaan survei, sebutnya, sudah ada 15 negara yang mengembalikan form survei tersebut. "Termasuk Indonesia,” tegasnya.

Terpisah, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menjelaskan survei yang dilakuakn WHUC ini antara lain menggali informasi tentang persiapan dan langkah kesehatan yang diambil setiap negara dalam penanganan Covid-19. Selain itu, survei juga terkait kesiapan setiap negara jika kebijakan haji akan mempertimbangkan pembatasan aspek umur maksimal 50 tahun.

Baca Juga:

“Survei juga menanyakan tentang kesiapan negara jika harus ada karantina sebelum perjalanan dan ketika tiba di Saudi. Juga tentang kesiapan setiap negara jika ada pengurangan kuota sebanyak 20%,” tuturnya.

Endang menambahkan, pihaknya juga telah mendapat informasi bahwa Arab Saudi mulai 27 April ini sudah tidak memberlakukan lagi jam malam untuk selain Makkah dan Madinah. "Ada informasi yang kami dapatkan bahwa ada perkembangan positif terkait penanganan Covid-19 di Arab Saudi. Sehingga, sejak hari ini, mall, toko, dan kafe sudah diperkenankan buka kembali. Ini kayaknya ada tanda-tanda baik buat kita," ujarnya.

Dia menjelaskan, Raja Salman juga telah menyetujui Majelis Kabinet. "Persetujuan itu terkait pelaksanaan MoU tentang Fast Track bagi negara-negara pengirim jemaah haji,” tandasnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
 Walikota Medan Berharap Kebersamaan Jamaah Haji Tetap Terjalin
Pj Bupati Langkat Lepas 113 Jemaah Calon Haji Kloter 7 Kabupaten Langkat
Lepas 348 Calhaj Kloter IV, Walikota Titip Doa agar Medan Diberi Keberkahan
Pj Gubernur Sumut Lepas Keberangkatan 360 Jemaah Haji Kloter I asal Asahan
Menteri Agama Berangkatkan Kloter Pertama Jemaah Haji 1445 H
Lepas 2.482 Calhaj Asal Medan, Walikota Minta Camat Jaga dan Perhatikan Keluarga Jamaah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker