Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan kebijakan penangguhan akses sementara masuk ke Arab Saudi pada Kamis (27/02/2020) lalu. Lantas di media sosial menjadi viral dan diisukan bahwa keputusan itu hanya berlaku dalam durasi waktu sekian hari, serta akan segera dicabut.
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono menjelaskan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi dari Saudi terkait hal itu. Menurutnya, hingga saat ini belum ada keputusan apa pun yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi terkait rencana pencabutan status penangguhan sementara akses masuk warga negara asing ke wilayah Arab Saudi.
“Hingga Press Release ini dibuat pada pukul 10.30 WAS, belum ada keputusan resmi apapun yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi,” tutur Eko dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (29/02/2020).
Eko mengaku, informasi seputar kebijakan tersebut dan jemaah umrah yang saat ini berada di Makkah dan Madinah akan terus diperbaharui. KJRI juga membuka saluran komunikasi melalui layanan hotline pada nomor: +966503609667.
Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar. Menurutnya, belum ada informasi resmi apapun yang dia terima terkait batas waktu penangguhan. “Bohong kalau ada yang menyebutkan kebijakan penagguhan ke Arab Saudi akan berakhir 14 Maret mendatang," tegas Nizar usai memberi materi pada Kegiatan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji di Palembang, Jum’at (28/02/2020) kemarin.
Nizar mengimbau, agar update informasi terkait ini hanya mengacu pada surat resmi yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi. Nizar berharap calon jemaah umrah bersabar dan menunggu informasi resmi dari pemerintah. “Kami akan memberikan informasi terkini dan valid jika Arab Saudi mengeluarkan rilis terkini, untuk itu diharapkan Jemaah tetap sabar menunggu kabar selanjutnya," tutupnya. (BS09)
Tags
beritaTerkait
komentar