Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) memastikan ada tiga maskapai yang akan membawa jemaah Indonesia pada musim haji 1441H/2020M. Ketiga maskapai itu adalah Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, dan Flynas.
"Ada tiga maskapai yang akan membawa jemaah haji Indonesia tahun ini, yaitu: Garuda Indonesia, Saudi Arabia Airlines, dan Flynas," jelas Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, dilansir dari laman kemenag, Minggu (23/02/2020).
Menurut Muhajirin, Flynas adalah salag satu perusahaan penerbangan swasta yang ada di Saudi Arabia. Flynas akan membawa 19 kloter jemaah dari Embarkasi Palembang dengan Boeing 747-400. Garuda Indonesia akan memberangkatkan 268 kloter dari Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Ada tiga jenis pesawat yang digunakan: Boeing 777-300, Boeing 747-400, dan Airbus 330.
Sedang Saudi Arabia Airlines, akan membawa 221 kloter dari Embarkasi Batam, Jakarta, Surabaya, dan Kertajati. Pesawat yang digunakan Boeing 777-300, Boeing 777-400, dan Boeing 747-400."Pembagian ini mempertimbangkan kemampuan armada yang akan dioperasikan sesuai dengan jenis pesawat yang telah ditetapkan," jelasnya.(BS09)
Berikut rincian penerbangan jemaah haji Indonesia 1441H/2020M:
A. Flynas, sebanyak 8172 jemaah (19 kloter) dari Embarkasi Palembang dengan Boeing 747-400 (455 seat)
B. Garuda Indonesia
1. Embarkasi Aceh (Boeing 777-300 dengan 393 seat) membawa 4.433 jemaah (12 kloter);
2. Medan (Boeing 777-300 dengan 393 seat) membawa 8.438 jemaah (22 kloter);
3. Padang (Boeing 777-300 dengan 393 seat) membawa 6.329 jemaah (17 kloter);
4. Jakarta (Boeing 777-300 dengan 393 seat) membawa 18.752 (48 kloter);
5. Solo (Airbus 330 dengan 360 seat) membawa 33.999 jemaah (95 kloter);
6. Banjarmasin (Airbus 330 dengan 360 seat) membawa 5.510 jemaah (16 kloter);
7. Balikpapan (Boeing 747-400 dengan 455 seat) membawa 5.773 (13 kloter);
8. Makasar (Boeing 747-400 dengan 455 seat) membawa 15.858 (35 kloter); dan
9. Lombok (Boeing 747-400 dengan 455 seat) membawa 4.549 jemaah (10 kloter)
C. Saudi Arabian Airlines
1. Embarkasi Batam (Boeing 747-400 dengan 455 seat) membawa 11.901 jemaah (27 kloter);
2. Jakarta (Boeing 777-400 dengan 410 seat) membawa 6.000 jemaah (15 kloter);
3. Surabaya (Boeing 747-400 dengan 455 seat) membawa 36.928 jemaah (83 kloter); dan
4. Kertajati (Boeing 777-400 dengan 410 seat) membawa 39.203 (96 kloter)
Baca Juga:
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi