Jumat, 12 Juni 2026

Menteri Agama Usulkan Biaya Ibadah Haji Tahun 2020 Tidak Naik

Kamis, 28 November 2019 22:15 WIB
Menteri Agama Usulkan Biaya Ibadah Haji Tahun 2020 Tidak Naik
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah mengusulkan rata-rata besaran biaya perjalanan untuk Ibadah Haji yang dibebankan kepada jemaah di tahun 2020, sama nilainya dengan 1440H/2019M. Biaya yang dikenal dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) ini, diusulkan rata-rata sebesar Rp. 35.235,602,-. 
 
Demikian ungkap Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, saat Rapat Pendahuluan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dengan DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. “Kami usulkan agar biaya yang dibebankan kepada jemaah ini besarannya tetap dengan tahun sebelumnya,” katanya dilansir dari Kemenag.go.id, Kamis (28/11/2019).
 
Rapat Pendahuluan Penetapan BPIH yang dihadiri anggota Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama ini, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR Ri Yandri Susanto. Menag menjelaskan, bahwa sesuai undang-undang, Bipih merupakan salah satu komponen dari BPIH. Meskipun Bipih yang diusulkan oleh Pemerintah sama dengan tahun sebelumnya, menurut Menag terjadi kenaikan komponen biaya Bipih. Yaitu, kenaikan biaya penerbangan dan biaya visa.
 
“Biaya penerbangan per jemaah pada tahun 1440H/2019M itu sebesar Rp. 30.079.285,- naik menjadi sebesar Rp. 30.764.781,- pada tahun 1441H/2020M. Atau, naik sebesar Rp.685.496,-,” jelas Menag. Biaya kedua yang dibebankan dalam Bipih adalah biaya visa sebesar SAR300 atau Rp.1.136.001,-. “Ini baru dibebankan pada tahun 1441H/2020M. Ini nanti yang akan kita konfirmasi kepada pihak Arab Saudi. Kalau nanti ternyata itu bisa dihapus, artinya Bipih tahun ini lebih murah dibandingkan tahun lalu,” papar Menag. 
 
Apalagi menurut Menag, ada beberapa inovasi yang akan dilakukan Kemenag untuk meningkatkan layanan haji di Indonesia. Mulai dari upaya pemberlakuan fast track di seluruh embarkasi, pemberian makan di Makkah yang semula 40 kali akan ditambah menjadi 50 kali, serta penerapan sistem sewa penginapan full musim di Madinah. “Untuk optimalisasi penyerapan kuota, kita juga akan menambah jumlah kuota cadangan sebanyak 10 persen,” tutupnya. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam
Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji
Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan
Usai Rapat di KPK, Menag Janji Layanan Haji Lebih Baik
DPR Umumkan Pembentukan Timwas Haji hingga Timwas Perlindungan PMI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker