Minggu, 10 Mei 2026

Presiden Jokowi Kecam Penembakan di Masjid Al Noor, Minta WNI di Selandia Baru Waspada

Jumat, 15 Maret 2019 20:55 WIB
Presiden Jokowi Kecam Penembakan di Masjid Al Noor, Minta WNI di Selandia Baru Waspada
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengenai insiden penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor, di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/03/2019) pukul 13.40 Waktu Setempat
 
“Terlepas siapa itu pelakunya, kita sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Rumah Makan Bukit Tinggi, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, seperti dilansir dari laman setkab.
 
Mengenai kemungkinan adanya korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam insiden tersebut, Presiden mengatakan sesuai dari laporan Menlu belum bisa dipastikan. Namun demikian, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban dari insiden tersebut.
 
Menurut Presiden, saat in Tim Perlindungan WNI dari KBRI di Wellington sedang menuju ke lokasi penembakan, di Masjid Al Noor, Christchurch.Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi mengimbau WNI yang saat ini tinggal di Selandia Baru agar waspada dan hati-hati.
 
Sementara itu, siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebutkan, bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington terus memantau perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan Pelajar Indonesia setempat.
 
“Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut,” jelas Kemlu seraya menyebutkan, terdapat 331 WNI di Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak Wellington, ibu kota Selandia Baru menuju  kota Christchurch diperkirakan sekitar 440 km.
 
Sementara Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya menyebutkan, saat insiden penembakan terjadi ada 6 WNI yang berada di Masjid Al Noor itu. “Tiga WNI berhasil melarikan diri dan sudah bisa melakukan kontak. Kita sedang mencari 3 WNI lainnya,” kata Menlu di kantor Wakil Presiden, Jakarta.
 
Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler mengenai insiden penembakan di Masjid Al Noor, Cristchurch itu, menurut Kemlu, dapat menghubungi hotline KBRI Wellington,  +64211950980 dan +64 22 3812 065.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan
Jenazah WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Pekanbaru
PAN Kecam Keras Penembakan WNI di Perairan Malaysia: Langgar HAM
Bom Sisa Zaman Penjajahan Ditemukan di Tanjung Balai
Jenderal Rusia Tewas Dibom Ukraina, Putin Akui Kegagalan Keamanan
Lanud Sultan Hasanuddin Bersama BNPT Gelar Sosialisasi Perkembangan dan Antisipasi Tindak Pidana Terorisme
komentar
beritaTerbaru
hit tracker