Sabtu, 06 Juni 2026

Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Sabtu, 09 Maret 2019 23:15 WIB
Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Generasi muda adalah parameter peradaban bangsa. Melalui penguatan jati diri bangsa, semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, peradaban bangsa Indonesia dapat terus bertahan menghadapi gempuran budaya dari luar.Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa SSos MSi MTr(Han) pada saat Pencanangan Gerakan Generasi Muda Yang Cinta dan Bangga Terhadap Sejarah Bangsa (Genta Bangsa).
 
Kegiatan Genta Bangsa ini diawali dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapusjarah TNI, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pusjarah TNI, Jl.Gatot Subroto No. 16 Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).
 
Kapusjarah TNI dalam sambutannya mengingatkan ancaman serbuan budaya dari luar terhadap generasi muda milenial. “Munculnya kegalauan dan sikap oportunistis generasi muda pada saat ini salah satu penyebabnya adalah  distorsi nasionalisme dan pengikisan jiwa patriotisme karena gempuran budaya dari luar," ungkapnya.
 
Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai pembina kesejarahan dan tradisi TNI mempunyai peran penting dalam pembinaan prajurit TNI dan generasi muda pada umumnya agar cinta dan bangga terhadap sejarah perjuangan bangsanya.“Saya yakin dengan upaya ini generasi muda akan memperoleh penyadaran dan pencerahan tentang akar budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan bermartabat secara terus menerus dan berkesinambungan dari generasi ke generasi," tuturnya.
 
FGD Pusjarah TNI tahun 2019 kali ini mengambil tema 'Sejarah Milenial' dengan menyajikan pembahasan mengenai sejarah bangsa bagi anak muda, pemuda dan TNI dalam dimensi pendidikan, sejarah sebagai alat pertahanan negara, dan sejarah adalah kita, dengan menghadirkan tokoh tokoh sejarawan muda yang kompeten di bidang kesejarahan dari kalangan Pendidik dan Peneliti sejarah, antara lain Dr Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia), Ghamal Satya Mohammad (Sejarawan Leiden University), Abdul Malik Raharusun, (Penggiat Sejarah Negarawan Muda DKI), dan Asep Kambali (Penggiat Sejarah).Sebagai moderator dalam kegiatan FGD tahun 2019 adalah Kabiddok Pusjarah TNI Letkol Caj Dr. Kusuma.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel
Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara
Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI
Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker