Senin, 05 Oktober 2026

Ketua Komisi I DPR: Jangan Lakukan Militerisasi di Kawasan Asia Pasifik

Selasa, 27 November 2018 14:09 WIB
Ketua Komisi I DPR: Jangan Lakukan Militerisasi di Kawasan Asia Pasifik
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Amerika Serikat mengumumkan bekerja sama dengan Australia membangun pangkalan Angkatan Laut baru di Papua Nugini. Rencana ini diumumkan Wakil Presiden AS Mike Pence saat kunjungannya ke Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018). 
 
Ia beralasan pangkalan Angkatan Laut itu untuk melindungi kedaulatan dan hak-hak maritime negara di wilayah Pasifik.
 
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi 1 DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari menyerukan negara-negara sahabat menahan diri menyikapi pernyataan tersebut. Menurutnya, kawasan Asia Pasifik seharusnya bebas dari unsur militer.
 
“Jangan lakukan militerisasi di kawasan Asia Pasifik,” katanya, dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (26/11).
 
Tak hanya itu, secara spesifik, Anggota DPR dari Fraksi PKS ini mendorong pemerintah Indonesia ikut bertindak dan merespons pernyataan tersebut. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan meningkatkan upaya-upaya diplomasi.
 
“Pemerintah Indonesia perlu segera mengedepankan upaya diplomasi untuk mewujudkan keamanan regional kawasan sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif demi perdamaian dunia,” terang anggota DPR asal Solo ini.
 
Meski Pence menyebut pembangunan pangkalan Angkatan Laut untuk melindungi kedaulatan dan hak-hak maritim negara di wilayah Pasifik tetapi banyak pihak berpendapat hal tersebut merupakan langkah untuk membendung pengaruh Tiongkok di kawasan Pasifik. Hal tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan tensi politik di Asia Pasifik.
 
Kabar bahwa China ingin membangun fasilitas militer di Fiji seperti di Pulau Blackrock, Manus atau vanuatu telah tercium pihak Australia dan informasi ini mengalir sampai Gedung Putih. Kedua negara pun disebut khawatir keinginan China ini akan menyaingi keseimbangan kekuatan angkatan laut di pasifik Selatan.(rel)

Tags
beritaTerkait
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Presiden Amerika Serikat Akan Singkirkan Ideologi Transgender dari Militer
Bakamla RI dan Kementerian Pertahanan Bahas Penguatan Maritim
Panglima TNI dan Kapolri Lantik Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian
Melalui Vicon Panglima TNI Tingkatkan Kerjasama Militer Indonesia-USA
Jelang Latihan Puncak Keris Woomera 2024, Alutsista Australia Tiba di Banyuwangi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker