Jumat, 19 Juni 2026

Temu Nasional PUSPA Rekomendasikan Pentingnya Peningkatan Kualitas Ekonomi Perempuan

Selasa, 13 November 2018 22:30 WIB
Temu Nasional PUSPA Rekomendasikan Pentingnya Peningkatan Kualitas Ekonomi Perempuan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Temu Nasional Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) merekomendasikan pentingnya Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kualitas dan akses ekonomi kaum perempuan sebagai bagian dari pemenuhan target Sustainable Development Goals (SDGS) yang dilakukan Pemerintah Indonesia.
 
Ketua Forum Komunikasi PUSPA Sumatera Utara, Misran Lubis, pada sesi penutupan Temu Nasional yang dihadiri 400 peserta dari 33 Provinsi tersebut menyampaikan soroton mengenai kualitas dan akses ekonomi perempuan tersebut didasarkan masih adanya berbagai kendala yang dihadapi kaum perempuan dalam memperoleh akses permodalan maupun peningkatan kualitas usaha yang dilakukan perempuan terutama di desa.
 
Oleh sebab itu, kata Misran Lubis, seluruh peserta temu nasional yang dilaksanakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini menyepakati enam point penting yaitu pentingnya pemerintah daerah mendorong kemudahan untuk mendapatkan akses permodalan melalui rembuk desa dan alokasi dana desa serta memfasilitasi kemudahan pengakuan hak cipta dan proses pemasaran produk yang dihasilkan melalui regulasi.
 
“Kepada dunia usaha diharapkan untuk mengaktivasi usaha-usaha kuliner berbasis standard nasional Indonesia (SNI) serta adanya pelatihan usaha, bantuan teknologi dan pelatihan dalam program desa serta keterlibatan dunia usaha dalam mendorong CSR yang mudah diakses perempuan, khususnya perempuan kepala rumah tangga untuk meningkatkan kualitas hidup dari berbagai bidang khususnya ekonomi,” ujar Misran didampingi panitia pelaksana, Lukman, Selasa (13/11/2018).
 
Mengenai perlindungan anak, Temu Nasional yang dibuka resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Gubernur Sumatera Utara dengan tema 'Sinergi untuk Percepatan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak' tersebut dihadiri utusan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, lembaga swadya masyarakat (LSM), pengusaha dan unsur media massa dari seluruh Indonesia tersebut merekomendasikan pentingnya pemerintah dan sektor swasta untuk melibatkan anak dalam perencanaan pembangunan di berbagai lini, sehingga anak bukan hanya menjadi objek pembangunan tapi sekaligus subjek sesuai tingkat kematangan mereka.
 
“Partisipasi anak masih harus kita tingkatkan kuantitas dan kualitasnya, sehingga anak-anak kita mulai dari kota hingga ke seluruh desa memiliki peran langsung dalam pembangunan yang dilakukan disemua tingkatan,” tegas Misran Lubis.
 
Dalam konteks peningkatan partisipasi itulah, Misran berharap agar pemerintah dapat berkolaborasi dengan LSM dan dunia usaha untuk memfasilitasi terbentuknya Forum Anak mulai tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan. “Melalui forum inilah nantinya partisipasi anak digiatkan termasuk keterlibatan anak memfasilitasi kegiatan pendidikan non formal dan peningkatan kreatifits anak lainnya,” pungkas Misran Lubis.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Sambut Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kepedulian DPD REI Sumut kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker