Senin, 13 Juli 2026

Dalam Perawatan Intensif di RSUP H Adam Malik, Bayi Perempuan Asal Kisaran Lahir dengan Usus di Luar

Kamis, 01 November 2018 20:30 WIB
Dalam Perawatan Intensif di RSUP H Adam Malik, Bayi Perempuan Asal Kisaran Lahir dengan Usus di Luar
BERITASUMUT.COM/BS09
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Terlahir dengan kondisi usus di luar tubuh, seorang bayi perempuan asal Kabupaten Asahan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik. Bayi ini merupakan anak dari Nurul Azmi Ritonga (25) dan istrinya Syahyanti Solin (25).
 
Bayi berinisial AASR berusia dua hari ini dirawat di Rumah Sakit Kemenkes pada 31 Oktober 2018, pukul 18.00 WIB setelah dirujuk dari RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran."Bayi tersebut tidak lahir di rumah sakit ini. Data yang kami terima bayi lahir dengan berat badan 4 Kg, dengan kondisi usus berada di luar. Tapi keadaan umumnya yang cukup stabil," ujar Kasubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (01/11/2018).
 
Rosa menyebutkan bayi tersebut saat ini dirawat di Ruangan Feto Maternal-Neonatologi dan ditangani oleh dokter spesialis bedah anak. "Bayi dalam keadaan diinfus, serta bagian usus yang berada di luar sudah dibungkus dengan bahan khusus," jelasnya.
 
Sementara itu, ayah sang bayi, Nurul Azmi Ritonga mengaku istrinya selama mengandung memeriksa kandungan di bidan tidak pernah ada keluhan."Saat usia kandungan memasuki 3 sampai 4 bulan, gerak sang bayi aktif," ungkap Ritonga.
 
Selama mengandung, kata Ritonga, istrinya juga kerap mengkonsumsi makanan yang sehat sesuai anjuran dari bidan dan selalu mengikuti perkembangan kandungan sang istri. Singkat cerita, pada bulan Agustus, ia dan istri kembali ke Kisaran, guna menanti kelahiran sang anak.
 
Sebelum melahirkan, turur Azmi, sang istri ada dua kali memeriksa kandungan ke RS swasta yang berbeda di Kisaran. Oleh pihak rumah sakit, disebutkan jika janin yang di kandungan ada kelainan di bagian ususnya."Tapi kami tidak percaya ada kelainan, karena gerak si bayi aktif terus. Lalu kami pun memeriksakan kondisi kandungan ke rumah sakit swasta lainnya pada bulan September, dan berdasarkan hasil USG disebutkan tidak ada kelainan. Sehingga kami pun lega," terangnya.
 
Pada tanggal 31 Oktober 2018, pukul 09.30 WIB, AASR pun lahir di klinik bersalin, Kisaran secara normal. "Tapi setelah lahir, baru ketahuan anak saya lahir dengan usus yang berada di luar tubuh," sebutnya.
 
Melihat kondisi itu, sang bayi langsung dirujuk ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, untuk kemudian dirujuk kembali ke RSUP H Adam Malik guna perawatan lebih intensif."Memang dokter belum memberi tahu apa penyebab anak saya bisa lahir dengan seperti ini. Tapi saya berharap tim medis yang di RS Adam Malik dapat memperbaiki kondisi usus anak saya ke dalam tubuhnya," pungkasnya.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Pemisahan Bayi Kembar Siam Brian dan Drian Berhasil Dilakukan
Prajurit TNI Selamatkan Bayi Yang Dibuang Orang Tuanya
Polrestabes Medan Ungkap Kasus Jual Beli Bayi, Empat Wanita Ditangkap
Banyak Anak Baru Lahir Terkendala NIK, BPJS Imbau Urus Administrasi Kependudukan
Polsek Medan Barat Tangkap Ibu Pembuang Bayi di Jalan Persatuan
RSUP HAM Gagas Inovasi Kesehatan untuk Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker