Minggu, 07 Juni 2026

Kepulauan Riau Tak Luput dari Inventarisasi BMN Bakamla RI

Rabu, 26 September 2018 23:15 WIB
Kepulauan Riau Tak Luput dari Inventarisasi BMN Bakamla RI
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI Tanjung Balai Karimun menjadi sasaran selanjutnya dalam Gerakan 'Ayo Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) 2018' Bakamla RI. Kegiatan inventarisasi ini berlangsung di Jl. Coastal Area, Teluk Air, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (26/09/2018).
 
SPKKL yang dikepalai oleh Slamet Handhi Rahadiyono SSos MIkom dan diawaki oleh 4 personil, memiliki kelengkapan peralatan sesuai dengan standar SPKKL Bakamla RI. Peralatan itu antara lain long range camera, peralatan komunikasi Global Maritim Distress Surveillance System (GMDSS) Type A2, dan radar. Di SPKKL ini juga terdapat peralatan Backbone yang merupakan pengadaan APBNP Tahun 2016.
 
Saat ini status peralatan Backbone termasuk ke dalam klasifikasi Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) di dalam aplikasi SIMAK BMN. Menurut PMK Nomor : 181 Tahun 2016, KDP adalah Aset Tetap yang sedang dalam Proses Pembangunan. "Sehingga BMN yang termasuk di dalam KDP ini merupakan prioritas bagi Bakamla RI, untuk dapat diselesaikan dengan segera," ujarnya.
 
Tim inventarisasi terdiri dari Kabag Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN Drs Rachmat Iman Saroso MSi, Kasubbag Penatausahaan BMN Vita Melia ST MT serta Staf Penatausahaan BMN Alfriani Klasiningtyas dan Muhammad Eros. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu
Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan
Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten
komentar
beritaTerbaru
hit tracker