Sabtu, 20 Juni 2026

Dekati Puncak Haji, Kemenag Perketat Pengawasan Layanan

Kamis, 09 Agustus 2018 21:45 WIB
Dekati Puncak Haji, Kemenag Perketat Pengawasan Layanan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Mendekati prosesi puncak haji berupa wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina (Armina), Kementerian Agama mulai memperketat pengawasan layanan. Antara lain layanan katering bagi jemaah juga transportasi. Pasalnya, masing-masing penyedia juga melayani jumlah jemaah yang semakin besar tiap hari.
 
Hal itu dikatakan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis dengan Media Center Haji (MCH) di kawasan Syisyah, Makkah, Kamis (09/08/2018).“Pada fase puncak ini kita harus perketat pengawasan karena masing-masing penyedia melayani jemaah dengan jumlah tambah besar, sehingga pekerjaan jauh lebih berat lagi,” ujar Sri Ilham dilansir dari laman kemenag.
 
Misalnya katering, menurut Sri Ilham, awalnya hanya melayani sepertiga kapasitas. “Kini mereka melayani full, dari yang awalnya mereka menyiapkan setelah subuh, sekarang lebih awal menjadi tengah malam,” terangnya. Menurutnya, teknik memasak sayuran menjadi penting. “Memasak sayuran harus terakhir karena sayuran mudah basi,” imbuhnya.
 
Selain itu, pihaknya juga terus mengingatkan jemaah agar makan tepat waktu. “Kita beri edaran ke jemaah agar makan tepat waktu dan juga ke penyedia katering agar menyajikan makanan yang tidak mudah basi.Kita minta kepada katering hindari sayuran yang rentan basi misalnya buncis, sekali lagi pada saat peak season ini kita harus ekstra hati-hati,” sebutnya.
 
Sementara dari segi transportasi, pihaknya mengingatkan jemaah yang baru datang ke Makkah, untuk melakukan umrah wajib bukan bertepatan dengan waktu salat. “Agar tidak bersamaan dengan jemaah yang sudah tinggal di sini beberapa hari sebelumnya yang hendak salat di Masjidil Haram,” terang Sri Ilham.
 
Begitu pula dengan jemaah yang hendak melaksanakan salat di Masjidil Haram, ia meminta agar datang lebih awal dan pulang agak akhir. “Ya lebih baik berdzikir dulu di Masjidil Haram, seraya menunggu bus agak longgar,” pungkasnya.
 
Berdasarkan catatan dari MCH Daker Bandara per hari ini, Kamis (09/08), sebanyak 397 kloter telah mendarat di Tanah Suci. Jumlah itu terdiri dari 159.602 jemaah dan 1.985 petugas. Jumlah ini akan terus naik hingga pemberangkatan kloter terakhir ke Tanah Suci pada 15 Agustus 2018 mendatang.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam
Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji
Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan
Usai Rapat di KPK, Menag Janji Layanan Haji Lebih Baik
DPR Umumkan Pembentukan Timwas Haji hingga Timwas Perlindungan PMI
komentar
beritaTerbaru
hit tracker