Jumat, 17 Juli 2026

Bakamla Hadiri Round Table Discussion: Membenahi Angkutan Sungai dan Penyeberangan

Kamis, 26 Juli 2018 01:15 WIB
Bakamla Hadiri Round Table Discussion: Membenahi Angkutan Sungai dan Penyeberangan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo ST MTr(Han) menghadiri Round Table Discussion (RTD) dengan topik 'Membenahi Angkutan Sungai dan Penyeberangan' yang diselenggarakan oleh Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim (IK2MI), di Ruang Antonov Klub Eksekutif Persada Halim Perdanakusuma, Rabu (25/7/2018). 
 
RTD kali ini menampilkan tiga pembicara, yaitu Kabaharkam Mabes Polri diwakili Kombes Pol S Bashar dengan paparan 'Peran Polri Dalam Pengawasan Keselamatan Angkutan Penyeberangan', Asops KASAL diwakili Kolonel Laut Farid Maruf yang memaparkan tentang 'Sinergitas dan Peran Seluruh Stakeholder untuk Pencegahan Kecelakaan Laut', serta Dirjen ASDP Kemenhub diwakili Drs Tri Yuswoyo MSc M MarEng dengan paparan 'Peran dan Kinerja Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan'.
 
Acara RTD dibuka Kepala IK2MI Laksmana Madya TNI (Purn) Y Didik Heru  Purnomo. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kecelakaan kembali terjadi di tanah air yang menyebabkan korban jiwa dan harta benda yaitu tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba dan beberapa hari kemudian KM Lestari Maju mengalami musibah di perairan Selayar Sulawesi Selatan."Peristiwa yang memilukan ini perlu menjadi perhatian serius bagi pelaku aparat penegak Keamanan dan Keselamatan laut. Presiden RI Ir. Joko Widodo dengan tegas mengatakan agar kecelakaan jangan terulang kembali. Tentu pernyataan Presiden itu patut kita apresiasi," katanya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, dalam mencermati fenomena isu kecelakaan laut dan tantangan keselamatan maritim saat ini dan di masa depan, maka terdapat pertanyaan besar yang harus kita respon yaitu, bagaimana meminimalisasi kecelakaan di laut/danau, dan bagaimana menata manajemen keselamatan yang efektif dan menyiapkan infrastruktur pelayaran yang memadai dalam mendorong program konektivitas antarpulau dan tol laut dalam sistem pelayaran nasional.
 
Selanjutnya, Laksamana Didik menyampaikan bahwa hasil pembahasan dan diskusi dengan seluruh pemapar ini akan disatukan untuk dapat menjadi acuan bersama dalam merumuskan solusi atas penanganan kasus kecelakaan kapal di Indonesia dan hasilnya akan dirangkum dalam sebuah naskah yang akan disampaikan kepada pemerintah.
 
Hadir dalam acara Round Table Discussion penegak keselamatan dan keamanan laut yaitu dari Pokja Bakamla, TNI AL, Polri, Kemenhub, Basarnas dan LSM Kesatuan Pelaut Indonesia Perjuangan.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu
Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar
Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker