Selasa, 21 April 2026

Bank BTPN di Tembung Dirampok, Poldasu Bentuk Tim Penyelidikan

Selasa, 10 Juli 2018 19:45 WIB
Bank BTPN di Tembung Dirampok, Poldasu Bentuk Tim Penyelidikan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Baru dibuka sekitar 20 menit, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) di Jalan Medan Batangkuis, Pasar VIII, Dusun XI, Desa Bandar Kalipah, Tembung, Kecamatan Percut Seituan, disatroni perampok, Selasa (10/07/2018).Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun perampok berhasil membawa kabur Rp 148 juta.
 
Dari informasi dihimpun, aksi perampokan berlangsung cukup cepat. Saat itu, ada seorang pemuda masuk ke dalam bank memakai jaket  hitam, kaca mata hitam, pakai topi dan langsung menodongkan senjata api ke security bernama Alfisyar serta pegawai bank bernama Leli Hasibuan.
 
Pasca terjadinya perampokan itu, Polda Sumatera Utara (Poldasu) langsung membentuk Tim Penyelidikan.Hal ini diungkapkan, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan."Kita telah membentuk tim dengan melibatkan Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek setempat," ungkapnya.
 
Sejauh ini, kata Tatan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai kasir bank BTPN, Leli Hasibuan dan Alfisyar."Dua orang sudah diperiksa diantaranya kasir bank dan petugas security," sebutnya.
 
Sementara itu, terkait terduga pelaku yang berjumlah 3 orang, Tatan mengaku saat ini masih dalam penyelidikan. Apalagi salah satu dari pelaku di duga menggunakan senjata api dalam melakukan aksinya.Namun, sambung dia, kepemilikan senjata api itu, belum bisa dipastikan apakah senjata yang digunakan pelaku merupakan senjata organik atau bukan."Belum tau kita. Bisa saja senjata laras pendek yang digunakan pelaku merupakan replika," jelasnya.
 
Disinggung dari kepemilikan senjata, diduga keterlibatan aparat bersenjata atau teroris, Tatan enggan berspekulasi. Ia menuturkan, semuanya akan diketahui setelah tim gabungan melakukan penangkapan terhadap pelaku."Masih diselidiki. Untuk mengetahui senpi itu milik aparat atau bukan diketahui dari nomor yang ada di senpi tersebut," terangnya.
 
Akan tetapi Tatan mengakui, bila saat peristiwa perampokan terjadi, penjagaan pada saat itu memang sedikit lengah karena masih pagi. Ditambah lagi tidak adanya personel kepolisian yang biasanya berjaga-jaga di setiap bank."Kemungkinan para pelaku telah mengintai bank disaat jam-jam lengah. Kebetulan kejadiannya pagi, disaat pergantian penjagaan," urainya.
 
Karenanya Tatan mengimbau, agar setiap masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Apalagi mengenai fenomena perampokan bersenjata itu, bukanlah kali pertama terjadi."Kalau saya berpendapat, masyarakat sudah harus membekali diri, untuk mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri," pungkasnya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Penganiayaan Anak-Anak di Tembung, Dua Orang Meninggal, Satu Kritis
Geger! Tetangga di Tembung Tikam Balita Hingga Usus Terburai
Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto
HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat
Polrestabes Medan Gerebek Markas Judi Tembak Ikan di Pasar 8 Gambir, Tembung
komentar
beritaTerbaru
hit tracker