Sabtu, 22 Agustus 2026

Hujan Berhenti, Jalan di Kota Medan Masih Tergenang

Senin, 16 April 2018 13:48 WIB
Hujan Berhenti, Jalan di Kota Medan Masih Tergenang
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Hujan deras di Kota Medan menyebabkan sejumlah ‎ruas jalan utama terendam banjir. Kawasan jalan terendam banjir justru menimbulkan kemacetan, seperti di kawasan Pasar Petisah di Jalan Sei Batang Hari, Jalan T Amir Hamzah dan lokasi lainnya banjir cukup  parah  terjadi di Jalan Letda Sujono persis di dekat gerbang tol Bandar Selamat.
 
"Proyek perbaikan drainase cukup lama, tapi sekarang memasuki musim hujan sudah kembali banjir," ucap Iwan (37), warga Sukaramai yang hendak mengantar anaknya sekolah menaiki sepeda motor, Senin (16/04/2018).
 
Dia sangat kesal dengan hujan yang telah mengganggu aktivitasnya yang selalu rutin mengantar anaknya sekolah di kawasan Jalan Letda Sujono Medan. "Kalau sudah hujan deras susah lewat ke arah Jalan Letda Sujono," ujarnya.
 
Hal senada juga disampaikan P Lubis yang terjebak kemacetan ketika melewati kawasan Petisah tepatnya menuju Pasar Petisah Medan.
 
“Kemarin perbaikan drainase lama dan bikin kotor jalan, tapi diguyur hujan sebentar saja sudah banjir apalah yang dikerjakan Pemko Medan ini," imbuhnya.
 
Sementara, untuk mengurai kemacetan, personel kepolisian lalulintas terlihat berada di lokasi mengatur kendaraan yang melintas.(BS06)

Tags
beritaTerkait
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
Walikota Medan Minta Dinas SDABMBK Petakan Jalan Rusak dan Drainase Yang Perlu Diremajakan
Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir
komentar
beritaTerbaru
hit tracker