Jumat, 24 Juli 2026

Ngaku Kader Partai Perindo, Seorang Wanita Aniaya Mahasiswa USU

Rabu, 17 Januari 2018 20:15 WIB
Ngaku Kader Partai Perindo, Seorang Wanita Aniaya Mahasiswa USU
BERITASUMUT.COM/BS04
Korban penganiayaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Khairul Satria (19) warga Jalan Cut Nyak Dien, Medan, membuat laporan ke Polrestabes Medan, Selasa (16/01/2018) malam.Dia tak senang setelah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang wanita yang mengaku kader dari partai Perindo. 
 
Dari informasi dihimpun, saat kejadian kedua korban melintas di Jalan Uskup Agung, Medan, dengan mengendarai mobil Honda Jazz warna abu-abu BK 1133 ZT. Namun, di tengah perjalanan mobil yang dikendarai pelaku wanita yang tidak diketahui identitasnya ini hampir menabrak mobil korban. 
 
Tanpa alasan yang jelas, sopir dari wanita di perkirakan umur 40 an ini disebut-sebut sebagai kader partai Perindo memaki korban seraya mengajaknya berduel. Saat itu sopir dari pelaku (kader perindo) ini memaki korban untuk menantang untuk terus berkelahi dengan ucapan "Ayo Kita Main". Disitu korban tak menanggapi ucapan pelaku dan berlalu meninggalkan lokasi.
 
Namun, pelaku terus mengejar korban sampai di depan rumah korban di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Medan Polonia. Lalu terjadi percecokan antara korban dengan pelaku. "Ibu itu bilang gini, mau apa kalian, aku orang Perindo. Gitu katanya sama kami," ujar korban menirukan ucapan arogan pelaku.
 
Saat itu teman wanita korban, Billah warga Jalan Sawah Halus, Komplek Bulog, Kecamatan Medan Helvetia, mencoba melerai. Akan tetapi, malah dijambak oleh pelaku yang mengaku kader Perindo dan mengantukkan kepala korban ke aspal. Melihat itu, korban (Satria) yang merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) melerai pertikaian akan tetapi dicakar-dicakar oleh pelaku yang mengakibatkan tangan sebelah kiri korban luka-luka. Kemudian, seketika itu juga pelaku (sopir pelaku) menarik korban (Billah) ke arah pundak kanan hingga tersungkur.
 
Atas kejadian tersebut korban Billah mengalami sakit di bagian pundak sebelah kanan, bengkak di bagian jari tengah tangan sebelah kanan, bengkak di bagian kepala sebelah kanan dan luka di bagian sebelah tangan sebelah kiri. Merasa menjadi korban penganiayaan, korban sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan bukti LP/09/K/SPKT Polrestabes Medan.
 
"Laporan korban sudah kita terima. Nanti dilakukan visum untuk melengkapi proses penyidikan," ujar salah seorang petugas di SPKT Mapolrestabes Medan.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi
Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery
Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
Seminar Nasional “Nvidia Powers the World's Ai & Yours” di Universitas Sumatera Utara
Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker