Sabtu, 25 April 2026

Banyak Masyarakat Enggan Melapor, DPPA Labura Sosialisasi E-Kekerasan

Minggu, 01 Oktober 2017 12:15 WIB
Banyak Masyarakat Enggan Melapor, DPPA Labura Sosialisasi E-Kekerasan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak di lingkungan keluarga atau KDRT (kekerasan Dalam rumah Tangga) maupun di luar KDRT bisa diibaratkan seperti gunung es. Banyaknya kasus yang dialami perempuan dan anak tetapi karena sesuatu hal banyak yang tidak melaporkannya. Hal ini menyulitkan pendataan secara akurat karena masyarakat yang mengalami kekerasan masih enggan melapor.
 
Menanggapi masalah tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar sosialisasi Elektronik Kekerasan (E-Kekerasan) di Aula Grand Hotel Labura, Kecamatan Kualuh Hulu, pertengahan pekan kemarin.
 
Hal ini dilakukan mengingat kasus KDRT dan kekerasan terhadap anak harus dihapuskan dan masuk dalam program pemerintah melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.“Kita harus akuratkan dahulu data KDRT dan kekerasan terhadap anak yang ada di Labura, baru kita bisa secara perlahan menghapuskannya," ujar Kadis PPA Dra Nursaadah dilansir dari laman resmi labuhanbatuutarakab.go.id, Minggu (01/10/2017).
 
Nursaadah menambahkan bahwa enggannya masyarakat yang mengalami KDRT untuk melapor ke pihak berwajib atau P2TP2A karena masih kuatnya rasa malu dalam keluarga dan diketahui umum, dan ketidaktahuan masyarakat kemana akan melapor bila terjadi KDRT.“Dengan sosialisasi ini kedepan masyarakat yang mengalami kekerasan akan langsung terdaftar, baik melalui Puskesmas terdekat, PLKB, KPAID, RSUD, dan Pekerja Sosial yang berada di setiap masing-masing Kecamatan Se Labuhanbatu Utara," jelasnya.
 
Narasumber yang dihadirkan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Provinsi Sumatera Utara Muhammad Andi SH sangat mengapresiasi kebijakan yang di laksanakan DPPA Labura, dan secara bijak dan tepat. Hadir pada sosialisasi tersebut, Kapolsek se-Labura, PLKB se Labura, Puskesmas Se Labura, Pekerja Sosial, RSUD, dan KPAID.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Seorang IRT Nyaris Lompat dari Flyover Amplas
Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan
Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak
Begini Cara Lapor Kasus KDRT Lewat Aplikasi SatuSehat
Gerak Cepat, Polisi Tangkap Ibu yang Aniaya Anak Perempuannya di Jalan Sunggal Medan
Bayi Tewas Dalam Ember di Jalan Mahkamah Medan, Polisi Tetapkan Sang Ibu Tersangka KDRT
komentar
beritaTerbaru
hit tracker