Sabtu, 11 Juli 2026

Cek Pemondokan, Menag Minta Penempatan Jemaah Sesuai Tasrih Saudi

Senin, 19 Juni 2017 16:30 WIB
Cek Pemondokan, Menag Minta Penempatan Jemaah Sesuai Tasrih Saudi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengecek kesiapan hotel jemaah haji Indonesia di Madinah. Ikut mendampingi Menag, Konjen RI di Jeddah Mohamad Hery Saripudin, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, serta Staf Teknis Haji KJRI Jeddah.
 
"Saya meminta petugas yang bertanggung jawab dalam bidang pemondokan, agar benar-benar memperhatikan rasio kepadatan antara luas ruang kamar dengan jumlah jamaah setiap kamar. Penempatan jemaah di setiap kamar tidak bolehmelebihi ketentuan tasrih yang ditetapkan Pemerintah Saudi sehingga kenyamanan jemaah terjaga.Petugas pemondokan juga harus memastikan bahwa di setiap lantai tersedia dispenser untuk air minum jemaah," tegas Menag dilansir dari laman resmi kemenag.go.id, Senin (19/06/2017).
 
Ada dua hotel yang ditinjau Menag Lukman, yaitu hotel dengan jarak terdekat dan terjauh dari Masjid Nabawi. Hotel terdekat Masjid Nabawi adalah Hotel Al Majeedi. Menurut Sri Ilham Lubis, hotel ini akan ditempati 10ribu jemaah haji Indonesia. Di antara kamar hotel ini memiliki view Masjid Nabawi."Karena sangat dekatnya, begitu kita keluar dari hotel, hanya beberapa langkah langsung dapat memasuki halaman masjid Nabawi," ujar Sri Ilham.
 
Adapun hotel terjauh adalah Hotel Anwar Fidi 1 & 2. Hotel ini memiliki kapasitas masing-masing 450 orang. Jarak hotel ini dengan masjid nabawi sejauh 1.1km dan pihak penyedia akan menyediakan transportasi."Meski jaraknya 1,1km, begitu jemaah keluar hotel dan berada di jalan utama, Masjid Nabawi bisa langsung terlihat," tuturnya.
 
Selain pemondokan, Menag dan rombongan juga mengecek dapur penyedia katering jemaah haji Indonesia. Dapur yang dikunjungi ini kali adalah Bihar Haar yang baru dikontrak tahun ini untuk melayani konsumsi jemaah haji Indonesia di Madinah.
 
Menag dan rombongan kemudian mengakhiri pengecekan dengan mengunjungi Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Menag dijadwalkan berada di Saudi sampai 22 Juni untuk mengecek kesiapan penyelenggaraan ibadah haji, baik di Madinah, Makkah, maupun di Arafah dan Mina. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kedubes Arab Saudi Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Agung
Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam
Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji
Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan
Usai Rapat di KPK, Menag Janji Layanan Haji Lebih Baik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker