Sabtu, 04 Juli 2026

Kuasa Hukum Desak Poldasu Secepatnya Tuntaskan Kasus Penyerobotan Tanah di Medan Tuntungan

Jumat, 24 Maret 2017 22:45 WIB
Kuasa Hukum Desak Poldasu Secepatnya Tuntaskan Kasus Penyerobotan Tanah di Medan Tuntungan
Beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Subdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut (Poldasu) melakukan pemeriksaan terhadap Camat Medan Tun-tungan, Gelora Kurnia Ginting, terkait kasus penyerobotan lahan seluas 690 meter persegi di Jalan Bunga Rinte XII, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (24/03/2017).
 
Terkait hal tersebut, Rinto Maha selaku kuasa hukum pelapor kepada wartawan kembali mendesak agar Poldasu segera menuntaskan kasus itu. "Dalam kasus ini, tersangka bisa dijerat dengan KUHPidana Pasal 263 ayat 2," ujarnya kepada wartawan.
 
Disebutkannya, dalam ayat 1 pasal itu, disebutkan barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu, diancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat dengan pidana penjara paling lama enam tahun.
 
"Jadi di ayat 2 disebutkan, diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian negara," terangnya.
 
Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari munculnya SK Camat Medan Tuntungan atas tanah bersertifikat seluas 690 meter persegi di Jalan Bunga Rinte XII, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, milik Tumiar Sianturi (almarhum).
 
Munculnya SK tersebut, membuat RPM Tambunan, suami almarhum Tumiar Sianturi berang dan akhirnya memilih melaporkan kasus itu ke Poldasu sejak 22 Agustus 2016 lalu atas nama pelapor RPM Tambunan dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/1083/VIII/2016 SPKT "II" yang diterima Bripka Rudi Bangun itu.
 
SK yang dibuat Camat Medan Tuntungan, Gelora Kurnia Ginting No.260/LEG/MTT/IX/2013 tanggal 24 September 2013 itu juga diduga menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu atas nama Tumiar.Letak palsunya adalah pemilik yang sah, yakni Tumiar Sianturi (almarhum) adalah seorang perempuan, sementara Tumiar yang menjadi dasar dikeluarkannya SK tanah oleh Camat Medan Tuntungan tersebut nyata-nyatanya adalah seorang laki-laki.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Polisi Tembak Maling Motor di Kecamatan Medan Tuntungan
Walikota Medan Hadiri Acara Open House di Kediaman Camat Medan Tuntungan
Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto
HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat
Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut, Walikota Binjai Harap Kerja Sama dan Dukungan Polri Terus Berlanjut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker