Minggu, 19 April 2026

Mahasiswi Asal Tanjung Balai yang Tewas di Equator Hotel Soechi, Bukan Karena OD

Selasa, 14 Maret 2017 22:15 WIB
Mahasiswi Asal Tanjung Balai yang Tewas di Equator Hotel Soechi, Bukan Karena OD
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Eka Rasya Puspita (25), salah seorang mahasiswi asal Tanjungbalai tewas di ruang karaoke KTV 2 Equator di Hotel Soechi, kawasan Jalan Cirebon, Pasar Baru, Medan Kota, Minggu (12/03/2017) kemarin. Tewasnya Eka diduga karena over dosis (OD) ketika sedang asik karaoke bersama teman-temannya.
 
Informasi dihimpun, tewasnya mahasiswi itu diketahui setelah beberapa orang temannya meminta bantuan kepada pihak management karaoke, sebab korban mendadak sesak nafas di ruang KTV 2 lokasi hiburan tersebut. Dari informasi itu, pihak management kemudian mendatangi lokasi ruangan dan mendapati korban dalam kondisi kejang-kejang. Korban langsung dievakuasi pihak management bersama rekan korban lainnya ke RS Permata Bunda untuk mendapat perawatan medis. Namun tak lama setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.
 
"Begitu ceritanya bang, tidak tahu karena apa. Tapi intinya dia (korban) mengalami sesak nafas," kata salah seorang managemat yang engan menyebutkan namanya saat ditanya wartawan, Selasa (14/03/2017).
 
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budi Simanjuntak membenarkan tewasnya korban karena sesak nafas dan bukan karena makan obat-obatan terlarang seperti inex dan lain-lain."Itu hasil analisis dokter yang menangani korban, namun karena tewasnya di KTV. Jadi orang berfikirnya negatif," katanya.
 
Disebutkanya, korban diketahi masuk bersama teman-temanya dari jam 17.00 wib, dengan tujuan untuk nyanyi-nyanyi."Mereka saja masuk sore, dan korban kan mahasiswi. Jadi biasalah kalau nyanyi-nyayi. Tapi mungkin, karena sakitnya kambuh, dan korban pun akhirnya tewas karena sesak nafas," sebutnya.
 
Budi menambahkan, usai dinyatakan tewas, pihak keluarga mengaku enggan membuat laporan dan menginginkkan jenzah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka di Tanjung Balai."Karena keluarga menginginkan itu, kita pun langsung mengantarkan jenzah korban ke rumah duka. Intinya jelas, korban tewas karena sesak nafas, dan teman-teman korban juga mengakui jika korban mengidap penyakit sesak nafas," pungkasnya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Dalam Waktu Dua Jam, Empat dari 10 Pelaku Pemerkosa Mahasiswi Diciduk Tim Opsnal Polsek Patumbak
Polrestabes Medan Grebek Dua Lokasi Hiburan Malam Langgar Prokes, Total Diamankan 202 Orang
Dilaporkan Seorang Mahasiswi, Pencuri Ini Ditembak Kakinya oleh Personel Polsek Medan Barat
Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Jambret Mahasiswi Unimed
Ketahuan Curi Motor Seorang Mahasiswi, Riski dan Manurung Nyaris Tewas Dihajar Warga Jalan Datuk Kabu
Kasus Penembakan Italia, Polisi Menemukan Sidik Jari di Helm Pelaku yang Tertinggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker