Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Nasib sial dialami Doni (15) warga Dusun II, Desa Sidodadi, Kecamatan Pagar Merbau dan Aris (14), warga Dusun I Desa Sidodadi, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.
Kedua pelajar SMP ini diduga dipukuli pria berseragam TNI di areal perkebunan sawit PTPN2 Pasar V, Kecamatan Pagar Merbau pada Sabtu (11/02/2017) malam.
Tak terima, kedua korban didampingi keluarganya dan Lembaga Perlindungan (LPA) Anak Kabupaten Deli Serdang melaporkannya ke Sub Denpom Lubuk Pakam pada Minggu (12/02/2017).
Peristiwa itu berawal saat Doni dan Aris duduk-duduk di pohon sawit di Pasar V Kecamatan Pagar Merbau. Tak berapa lama kemudian, seorang pria berseragam TNI berboncengan dengan seorang pria berpakaian preman melintas dari depan Doni dan Aris. Entah kenal atau tidak, Doni menegur pria berseragam itu dengan ucapan “halo bos”.
Diduga merasa tersinggung atau bagaimana, si pria yang mengendarai sepeda motor itu malah memutar sepeda motornya dan menjumpai kedua anak di bawah umur itu.
Tanpa tanya, pria yang berseragam TNI itu langsung memukul wajah Aris. Selanjutnya memukul Doni hingga tiga kali. Puas memukuli anak SMP itu, pria berseragam TNI itupun langsung pergi meninggalkan kedua korban.
Usai dipukuli, kedua korban itupun memilih pulang ke rumah dan bercerita kepada kedua orangtuanya. Mendengar cerita masing-masing korban, malamnya kedua korban dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum dan selanjutnya melaporkannya ke Sub Denpom Lubuk Pakam.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik membenarkan pihaknya mendampingi kedua korban membuat laporan pengaduan ke Sub Denpom I/1-3 Lubuk Pakam.
“Korban dan kedua orangtuanya sudah dimintai keterangan di Sub Denpom I/1-3 Lubuk Pakam dan Sub Denpom I/1-3 Lubuk Pakam telah ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Junaidi.(BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar