Bamsoet Masuk Komisaris Independen LPKR, Lippo Karawaci Umumkan Susunan Direksi Baru
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
Beritasumut.com-Ketua Kelompok Komisi III (Kapoksi III) Fraksi PKS DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi memberikan catatan khusus terkait penegakan hukum di Pemerintahan Jokowi-JK selama tahun 2016.
Catatan tersebut terkait dengan Isu Keadilan (equality before the law), kelebihan muatan (over capacity) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) HAM, Darurat Narkoba, dan Keamanan.
“Akhir tahun seperti ini sebaiknya kita melakukan evaluasi atas capaian 2016, untuk perbaikan 2017,” jelas Aboe sebagaimana dikutip dari akun @aboebakar15 di twitter, Selasa (27/12/2016).
Dalam catatan Aboe, terkait isu Keadilan, masih banyak persoalan yang masih mengundang pertanyaan publik. Beberapa contoh, misalnya, kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Bunyani, Ranu Muda, Siyono, Dahlan Iskan, dan sebagainya.
Khusus kasus Penistaan Agama yang dilakukan Ahok, Aboe menilai hal itu akan menjadi tantangan bagi penegakan hukum dalam mengelola kepercayaan publik. Oleh karena, meskipun terjadi dugaan penistaan agama, menurut Aboe, Umat Islam tetap melakukan aksi damai yang tercermin dalam Aksi 411 dan 212
“Selain itu, aksi 411 dan 212 menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjalankan negara hukum dan melakukan eigenrichting. Aksi 411 dan 212 menunjukkan kualitas peradaban kita dalam penegakan hukum, meski agamanya dinista mereka membuat aksi damai,” jelas Aboe.
Dalam hal over capacity Lapas, Aboe menilai persoalan tersebut masih menjadi persoalan laten Kementerian Hukum dan HAM.
“Mengurai over capacity lapas masih menjadi pekerjaan Kemenkumham di 2017, perlu kerja keras untuk itu,” jelas politisi dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan ini.
Secara khusus dan mendalam, Aboe juga menekankan soal pemberantasan narkoba yang sudah masuk dalam level darurat. Menurut info dari BNN, setidaknya ada 50 orang tewas tiap hari akibat narkoba. Selain itu, telah ada 15 ribu generasi muda yang tewas karena narkoba.
“Di Dapil saya sendiri di Kalsel merupakan peringkat 1 se-Kalimantan dan 5 nasional soal bahaya narkoba,” jelas Aboe.
Meskipun demikian, Aboe mengapresiasi kinerja BNN dalam pemberantasan narkoba. Menurut Aboe, telah ada peningkatan kinerja pemberantasan narkoba, baik secara kualitas maupun kuantitas.
“Di tangan Pak Budi Waseso, BNN mampu membongkar jaringan internasional, banyak jalur peredaran narkoba dihancurkan. Seolah tak kompromi, bila ada pejabat ataupun oknum yang terlibat, jajaran BNN langsung sikat habis,” tegas Aboe.
Aboe mencontohkan, di Dapil Kalimantan Selatan, pada pertengahan tahun 2016, BNN melakukan penghadangan 11 juta butir narkoba plus 4 ribu pil Dextro di pelabuhan. Bahkan, menurut catatan Aboe, di Kalimantan Selatan lebih dari 1.240 kasus telah diungkap sepanjang tahun 2016 ini.
“BNN juga membongkar berbagai modus baru masuknya narkoba ke Indonesia, salah satunya yang diselundupkan lewat tiang pancang beton, kantung teh, dan sintesis. Dengan demikian, BNN ke depan harus antisipasi serangan narkoba sebagai bentuk proxy war yang terbesar datang dari China, khususnya kepada anak-anak yang telah terjadi 4 kasus narkoba kepada anak TK. Ini adalah ancaman mendatang,” tegas Aboe.
Oleh karena itu, Aboe mendukung segala upaya yang dilakukan BNN dalam melakukan perang terhadap narkoba. Kepemimpinan Budi Waseso sebagai Kepala BNN yang tegas dan berani sangat dibutuhkan.
“Ke depan, perlu sinergi antar aparat penegak hukum secara optimal, setidaknya BNN dan kepolisian dalam penindakan. BNN juga perlu meningkatkan kerjasama dengan pengamanan bandara (aviation security) untuk menangkal masuknya narkoba,” pinta Aboe.
Dari sisi Penegakan HAM, Aboe menilai masih memiliki banyak catatan bahkan menuju pada ketimpangan. Catatan terkait HAM tersebut, khususnya terkait pada pelaksanaan ibadah.
“Selalu muncul ‘Hormati yang tidak puasa’, anehnya gak ada ‘hormati yang tidak natalan”, akibatanya ada dipaksa topi bersanta. Lebih aneh lagi, ada yang menyoal fatwa MUI soal atribut natal, padahal fatwa hanya untuk Umat Islam,” papar Aboe.(rel)
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
beritasumut.com Sidang perdana perkara pembatalan perdamaian (homologasi) yang diajukan oleh 34 mantan karyawan terhadap PT Tor Ganda di Pe
Peristiwa
PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmikan fasilitas di Cikarang untuk dorong manufaktur alat kesehatan lokal dan solusi perawatan luka modern.
Kesehatan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi