Senin, 13 Juli 2026

Diduga Stress, Leliana Melahirkan di Pinggir Jalan

Kamis, 29 Desember 2016 17:30 WIB
Diduga Stress, Leliana Melahirkan di Pinggir Jalan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Bayi baru dilahirkan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Leliana Siregar (43) terpaksa melahirkan di pinggir Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Sesaat setelah kejadian, dirinya sempat dibawa warga ke RS Sri Ratu di Jalan Nibung, tak jauh dari lokasi. Namun karena kondisinya buruk, Leliana dan bayi perempuannya terpaksa dilarikan ke RSUD Dr Pirngadi Medan, pada Rabu (28/12/2016) malam kemarin. 
 
Wanita yang diduga stres ini mengaku, awalnya dirinya bersama kekasihnya berada di kost temannya di kawasan Jalan Jamin Ginting tepatnya di Gang Aman. Karena merasa perutnya sakit, dia mengeluhkan pada pacarnya, sehingga mereka bermaksud pergi ke Bidan di kawasan Jalan PWS, Medan Petisah. Namun, dalam perjalanan, Leliana mengatakan ada yang menghubungi pacarnya melalui telepon, sehingga mereka berhenti di Jalan Gatot Subroto, tidak jauh dari bundaran Majestik.
 
"Waktu itulah, saya melahirkan. Pacar saya itu lalu memanggil Polisi dan kami dibawa ke Rumah Sakit Sri Ratu di Jalan Nibung," ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/12/2016).
 
Setelah dirawat beberapa waktu di RS Sri Ratu, Leliana mengatakan jika dia dan bayinya dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan. Begitu tiba, Leliana langsung diperiksa dan harus dirawat secara inap. Namun, sejak dirawat di RS Pirngadi hingga kini, tidak ada keluarga termasuk pacaranya yang datang menjenguk. "Mungkin nanti keluarga aku datang atau besok, atau besoknya lagi," sebutnya.
 
Sementara itu, Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin menyebut kalau pihaknya hanya memberikan pelayanan. "Untuk urusan lain termasuk pembiayaan, ditangani oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja karena yang membawa wanita itu ke RS Pirngadi Medan adalah Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan," ujar Edison.
 
"Secara umum, kondisi bayinya sehat. Namun suhu badannya terlalu dingin, " ujar Kepala Tim Perawat ruang Neonati, Nurlia. Bayi perempuan yang lahir dengan berat badan 2 Kilogram itu terlalu dingin, perawat di ruang Neonati terpaksa meletakkan bayi itu di dalam tabung penghangat.
 
Lebih lanjut, Nurlia menyebutkan, jika gerakan fisik bayi dengan panjang 45 Centimeter itu, cukup baik. "Tubuh bayi itu tergolong kurus dan kecil untuk ukuran bayi. Oleh karenanya harus diberi asupan gizi khususnya ASI yang cukup," pungkasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
PN Medan Diminta Segera Eksekusi Klaim Nasabah PT Verena Multifinance
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Adanya Bukti Damai, Putri Saraswati Berharap Roberto Dibebaskan dari Polrestabes Medan
Podomoro City Deli Medan Gelar Bakcang Festival Eksklusif
Momentum Perayaan Waisak 2570 BE, Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Harmoni dan Tebar Kedamaian
TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap
komentar
beritaTerbaru
hit tracker