Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tidak hanya demo di lokasi pembangunan jalan tol Kuala Namu–Tebing Tinggi dan kantor PT Waskita Karya, ratusan warga Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam juga melakukan aksi demo ke Kantor PT Jasa Marga Kuala Namu Tol (JMKT) di Jalan T Raja Muda, Kelurahan Lubuk Pakam I-II, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (09/12/2016).
Sesampainya di kantor PT JMKT, ratusan warga Desa Pasar Melintang ini disambut petugas keamanan kantor PT JMKT, pihak kepolisian dan TNI. Di lokasi warga kembali menyampaikan tuntutan mereka. Perwakilan warga diterima oleh perwakilan PT JMKT di ruang rapat. Saat pertemuan berlangsung, warga yang menunggu di luar gerbang kantor PT JMKT sempat terpancing emosinya bahkan menggoyang pagar besi yang tetutup rapat dan dijaga petugas keamanan gabungan.
Dalam pertemuan ini Manajer Administrasi PT JMKT Hadi menegaskan terkait tuntutan warga agar Jalan Harapan Makmur, Dusun III Kampung Baru, Desa Pasar Melintang agar tidak ditutup terkendala lahan. “Permohonan Jalan Harapan Makmur tidak ditutup terkendala lahan, kita akan panggil PT.Waskita Karya untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Hadi.
Kepala Desa Pasar Melintang, David Sagala menuturkan sebelum ada pembangunan jalan tol warga Desa Pasar Melintang aman dan tidak ada masalah.“5 Ha sawah tidak bisa ditanami selama 2 tahun. Sebelum ada pembangunan jalan tol kami (warga Desa Pasar Melintang) aman, tapi ada pembangunan jalan tol ada masalah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Pasar Melintang Indra Silaban mengatakan terkait adanya pernyataan perwakilan PT JMKT Hidayat agar warga menempuh jalur hukum jika warga siap. “Kami siap jika jalur hukum, kami kecewa dengan perwakilan Hidayat yang minta masyarakat untuk menempuh jalur hukum. Kami sudah lapor semua mulai dari rumah retak, lahan pertanian tidak bisa ditanami karena banjir,” kata Indra.
Meskipun sempat terjadi perdebatan namun pertemuan ini tidak ada kesepakatan. Perwakilan warga yang kecewa memilih membubarkan diri dan bergabung dengan warga lainnya. (BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar