Selasa, 15 September 2026

Ratusan Warga Pasar Melintang Demo ke Kantor PT JMKT

Jumat, 09 Desember 2016 16:30 WIB
Ratusan Warga Pasar Melintang Demo ke Kantor PT JMKT
BERITASUMUT.COM/BS05
Warga yang demo di depan Kantor PT Jasa Marga Kuala Namu Tol
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tidak hanya demo di lokasi pembangunan jalan tol Kuala Namu–Tebing Tinggi dan kantor PT Waskita Karya, ratusan warga Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam juga melakukan aksi demo ke Kantor PT Jasa Marga Kuala Namu Tol (JMKT) di Jalan T Raja Muda, Kelurahan Lubuk Pakam I-II, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (09/12/2016).
 
Sesampainya di kantor PT JMKT, ratusan warga Desa Pasar Melintang ini disambut petugas keamanan kantor PT JMKT, pihak kepolisian dan TNI. Di lokasi warga kembali menyampaikan tuntutan mereka. Perwakilan warga diterima oleh perwakilan PT JMKT di ruang rapat. Saat pertemuan berlangsung, warga yang menunggu di luar gerbang kantor PT JMKT sempat terpancing emosinya bahkan menggoyang pagar besi yang tetutup rapat dan dijaga petugas keamanan gabungan.
 
Dalam pertemuan ini Manajer Administrasi PT JMKT Hadi menegaskan terkait tuntutan warga agar Jalan Harapan Makmur, Dusun III Kampung Baru, Desa Pasar Melintang agar tidak ditutup terkendala lahan. “Permohonan Jalan Harapan Makmur tidak ditutup terkendala lahan, kita akan panggil PT.Waskita Karya untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Hadi.
 
Kepala Desa Pasar Melintang, David Sagala menuturkan sebelum ada pembangunan jalan tol warga Desa Pasar Melintang aman dan tidak ada masalah.“5 Ha sawah tidak bisa ditanami selama 2 tahun. Sebelum ada pembangunan jalan tol kami (warga Desa Pasar Melintang) aman, tapi ada pembangunan jalan tol ada masalah,” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Pasar Melintang Indra Silaban mengatakan terkait adanya pernyataan perwakilan PT JMKT Hidayat agar warga menempuh jalur hukum jika warga siap. “Kami siap jika jalur hukum, kami kecewa dengan perwakilan Hidayat yang minta masyarakat untuk menempuh jalur hukum. Kami sudah lapor semua mulai dari rumah retak, lahan pertanian tidak bisa ditanami karena banjir,” kata Indra.
 
Meskipun sempat terjadi perdebatan namun pertemuan ini tidak ada kesepakatan. Perwakilan warga yang kecewa memilih membubarkan diri dan bergabung dengan warga lainnya. (BS05)
 

Tags
beritaTerkait
Polisi Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu
Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin
Jual Sabu Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap
Dua Pria Jual Sabu di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi
Layangkan Surat, LPA Deli Serdang Desak Klarifikasi Penghentian MBG Balita
Jadi Agen Sabu, Perantau Asal Riau Ditangkap Polisi di Deli Serdang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker