Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Beritasumut.com-Puluhan Personil Satpol PP dan Distarukim Pemko Binjai, serta di bantu aparat polisi dari Polres Binjai, melakukan pembongkaran gudang yang terletak di bantaran Sungai Mencirim, tepatnya di samping bangunan AHS Mata Air (dekat Jembatan Kembar), Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Senin (28/11/2016).
Dengan menggunakan palu besar, puluhan aparat tersebut membongkar dan merubuhkan bangunan yang selama ini di jadikan garasi dan gudang.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Pemko Binjai Mahfullah Daulay yang akrab disapa Ipong, mengatakan, pembongkaran bangunan liar tersebut dilakukan karena berada di kawasan hijau.
"Hari ini mereka bersedia dibongkar, jadi bukan dibongkar dipaksa. Karena ini memang jalur hijau, sebelumnya juga sudah kita minta tunjukkan surat kepemilikannya, tapi tidak bisa menunjukkannya," ucap Ipong.
Ipong juga menambahkan, sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik gudang tersebut yang diakuinya bernama Ayang.
"Sebelumnya kita sudah lakukan sosialisasi, dari mulai pemanggilan, sampai kepada surat peringatan. Dan pemilik bangunan bersedia untuk di bongkar bangunannya, sehingga hari ini kita eksekusi," beber Ipong saat berada di lokasi pembongkaran.
"Bangunan ini sudah lama berdiri, mungkin ada kesalahan dari Kadis terdahulu," ucap Ipong saat di tanyawartawan, kenapa bangunan ini setelah puluhan tahun berdiri, baru bisa di bongkar saat ini.
Di tempat yang sama, Kabaghumas Pemko Binjai Hendrik Tambunan, yang juga ikut berada di lokasi pembongkaran menegaskan, Daerah Aliran Sungai (DAS) memang selayaknya tidak boleh di dirikan bangunan.
"Makanya kita tertibkan, kita mulai hari ini dan akan terus kita lanjutkan ke daerah daerah yang lain. Kedepannya bisa saja nanti kita buat kawasan hijau atau kita buat jalan," bebernya.
Sementara itu, sang pemilik gudang yang bernama Ayang tidak berada di tempat, namun orang tuanya yang bernama Manan Chandra, menjelaskan ihwal pembangunan gudang tersebut.
"Kita bangun gudang ini sudah lama, sejak tahun 1976. Memang itu gudang anak saya, kalau yang 'tepat' di pinggir sungai itu memang suratnya kami gak ada, tapi enam meter di bangunan gudang yang di bongkar ini, kami ada suratnya," ucap Manan Chandra.
Begitupun, Manan Chandra mengakui kalau sebelumnya Pemko Binjai sudah melakukan sosialisasi kepada anaknya.
"Sosialisasi sudah di lakukan Pemko Binjai. Makanya kami tidak melakukan perlawanan dan bersedia di bongkar," ujar Manan Chandra.(BS08)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi