Rabu, 12 Agustus 2026

Goodreads Medan Gagas Pertemuan Pembaca dan Penulis se-Indonesia dan Asia Tenggara

Sabtu, 19 November 2016 19:15 WIB
Goodreads Medan Gagas Pertemuan Pembaca dan Penulis se-Indonesia dan Asia Tenggara
BERITASUMUT.COM/BS02
Pertemuan Goodreads dan beberapa komunitas literasi di Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Komunitas literasi Goodreads (GR) Medan Membaca menggagas pertemuan pembaca dan penulis se-Indonesia hingga Asia Tenggara, pada Juli 2017 mendatang. Hal ini dikatakan Ketua Goodreads Medan Hardiansyah Taher MSi dalam pertemuan komunitas di Ruang Fiksi, Perpustakaan Daerah Sumatera Utara, Sabtu (19/11/2016).
 
"Kita prihatin dengan generasi yang jauh dari semangat literasi. Membudayakan masyarakat Indonesia untuk mau dan terbiasa membaca itu perlu cara kreatif. Karena sekarang, orang tak bisa dijejali informasi saja," ujar Hardi yang juga Dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Medan ini.
 
"Untuk itulah, kita berencana mengumpulkan para pembaca dan penulis dari komunitas Goodreads di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara, supaya bisa berdiskusi dan menjadi pelopor gerakan literasi. Event ini penting, karena selama ini orang melihat membaca dan menulis itu hanyalah kegiatan pribadi. Tapi ternyata virus gemar membaca dan menulis ini susah ditularkan kalau caranya tidak pas," sambungnya.
 
Hardi menilai, salah satu dari sekian problem minimnya minat baca adalah keterbatasan masyarakat mendapat buku-buku bacaan dan mahalnya harga buku di pasaran. "Karenanya di event ini, kita berupaya menghimpun banyak penerbit. Mereka diharapkan mau berkolaborasi dan target kita jutaan buku-buku akan diobral untuk umum dengan harga murah. Jadi bukan cuma diskon, namun memang harganya beda dengan di toko," tegasnya.
 
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI) Sumut, Syafrizal menyambut baik gagasan Goodreads. Dia menyatakan dukungan dari para Pustakawan se-Sumatera Utara untuk aktivitas literasi cukup tinggi. "Sangat bagus apabila bisa melibatkan masyarakat langsung. APISI sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Apalagi kalau digagas di Medan," katanya.
 
"Medan kota ke-4 terbesar di Indonesia yang punya banyak cerita dan sejarah literasi. Dulu para penulis, bahkan komikus nasional juga banyak dari Medan. Dengan adanya pertemuan pembaca dan penulis ini kita harapkan Medan menjadi pelopor budaya literasi itu," pungkas Syafrizal yang juga bagian dari Badan Perpustakaan Daerah Sumut ini. (BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara
Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan
Waka MPR Dorong Kemampuan Literasi Generasi Muda Konsisten Ditingkatkan
Ngobrol Buku Adakan Diskusi "Tanpa Rencana" Bersama Penulis Dee Lestari
Pj Sekdaprov Sumut Harapkan Buku ‘100 Tokoh Melayu Nusantara’ Mendorong Lahirnya Cendekiawan Baru
Indosat Latih Kurikulum AI untuk Guru dan Penyandang Disabilitas di IDCamp 2024
komentar
beritaTerbaru
hit tracker