Senin, 20 April 2026

4 Hari Ops Zebra 2016:4 Tewas, 17 Luka Berat, 24 Luka Ringan dan 9.891 Pelanggaran

Sabtu, 19 November 2016 18:30 WIB
4 Hari Ops Zebra 2016:4 Tewas, 17 Luka Berat, 24 Luka Ringan dan 9.891 Pelanggaran
BERITASUMUT.COM/BS04
Para petugas bersiap sebelum melakukan Operasi (Ops) Zebra Toba 2016.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 4 orang tewas, 17 luka berat, 24 luka ringan dan 9.891 pelanggaran terjadi hingga pelaksanaan hari keempat Operasi (Ops) Zebra Toba 2016, Sabtu (19/11/2016).Pada umumnya, kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi karena faktor manusia (human error) yang kurang mematuhi peraturan lalulintas dan pedoman serta petunjuk lalin di jalanan.
 
"Parameternya adalah jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara itu sendiri mencapai 9891 kali pelanggaran. Akibatnya, terjadi kecelakaan dan mengakibatkan korban jiwa," ujar Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.
 
Selain korban jiwa, dampak lainnya adalah korban materil yang dialami oleh pengendara itu sendiri mencapai Rp3.922.000. "Kerugian materil ini adalah kendaraan yang rusak atau benda lain yang turut serta rusak, baik milik pengendara, penumpang itu sendiri maupun warga sekitar," ujarnya.
 
Padahal, sambung Nainggolan, petugas lalulintas di lapangan selain melakukan tindakan langsung (tilang), namun lebih mengedepankan teguran pada pengendara yang melanggar lalulintas. "Tilang itu dilakukan sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan pengendara. 
 
Contohnya, jika pengendara itu melanggar lalulintas tetapi tidak berpotensi dan membahayakan orang lain itu sifatnya hanya teguran saja, tetapi jika pelanggaran itu berpotensi atau bahkan sangat membahayakan pengendara atau orang lain maka akan dilakukan tilang," ucap Nainggolan.
 
Sementara itu, selama hari ketiga pelaksanaan Ops Zebra Toba 2016, Polda Sumut mencatat pengendara yang mendapat tilang dari petugas di lapangan sebanyak 8.516 kasus dan teguran sebanyak 1.375 kali. "Faktanya itu, silakan masyarakat menyimpulkan sendiri dan menanganalisa sendiri. Sebab, jika mengikuti aturan lalulintas di lapangan itu bisa saja tidak terjadi. Jika terjadi, yang rugi adalah masyarakat itu sendiri. Sebab, himbauan dan arahan sudah kami sampaikan secara terus menerus," pungkasnya. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Dorong Optimalisasi Medsos Sebagai Wajah Transparansi Operasi Ketupat Toba
Polda Sumut Kerahkan 12.104 Personel Dalam Operasi Ketupat Toba 2025
Polda Sumut Gelar Operasi Penindakan Terhadap Angkutan Plat Hitam
Operasi Keselamatan Toba 2025 Resmi Berakhir, Polda Sumut Temukan Ribuan Pelanggaran Lalulintas
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Keselamatan Toba 2025
Opsen Pajak Berlaku, Pemko Medan Dapat 66 Persen dari Pajak Kendaraan Bermotor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker