Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas di wilayah Provinsi Sumut, Polda Sumut beserta seluruh stekholder terkait seperti Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Jasa Raharja Persero Medan, Dan Denpomdam I/BB melaksanakan Upacara Gelar Pasukan memulai pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2016 di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (16/11/2016).
Selain para pejabat utama Polda Sumut, Upacara Gelar Pasukan Operasi Zebra Toba 2016 itu juga dihadiri para pejabat dari beberapa Instansi terkait seperti Kadis Perhubungan Prov Sumut, Kacab Jasa Raharja Persero Medan, Komandan Denpomdam I/BB, Komandan Denpomal I Belawan, Kadishub Kota Medan serta Kasat Pol PP Kota Medan.
Bertindak sebagai Irup, Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Adhi Prawoto menyampaikan, Operasi Zebra Toba-2016 itu akan dilaksanakan selama 14 hari Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 16 November s/d 29 November 2016 dengan bentuk operasi Harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan penegakan hukum disertai kegiatan preemtif secara selektif prioritas untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas di wilayah Provinsi Sumut.
Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2016 tersebut, Brigjen Pol Adhi menyebutkan bahwa Personil yang dilibatkan selama operasi berlangsung berjumlah 1.451 personil. Jumlah tersebut dengan perincian Satuan tugas Polda 60 Personil dan Satuan Tugas Kewilayahan 1.391 personil.
Dia menambahkan, sesuai amanat Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Apel gelar pasukan itu dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya. Sehingga kegiatan operasi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
"Pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2015, data kecelakaan lalulintas berjumlah 1.895 kejadian dan mengalami penurunan 375 kejadian (-17%) dibanding priode tahun 2014 dengan jumlah 2.270 kejadian. Sedangkan korban meninggal dunia yang tercatat selama pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2015 berjumlah 365 orang juga mengalami penurunan 89 orang (-20%) dibanding priode sebelumnya ditahun 2014 yang berjumlah 454 orang," papar Brigjen Pol Adhi.
Lebih lanjut diungkapkannya, untuk jumlah pengendara yang melakukan pelanggaran lalulintas pada Operasi Zebra Toba tahun 2015 tercatat berjumlah 634 orang. Sedangkang jumlah pelanggaran lalulintasnya tercatat 684.973 pelanggaran. Dari jumlah pelanggaran itu tilang yang dikeluarkan sebanyak 550.772 lembar, sedangkan teguran sebanyak 23.515 lembar.
Pada pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2016 pihak kepolisian memprioritaskan beberapa pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain pelanggaran rambu-rambu lalulintas, pelanggaran batas kecepatan, melawan arus lalu lintas khususnya kenderaan motor (R2)."Dengan dilakukan penegakkan hukum terhadap sasaran prioritas diharapkan pelaksanaan Operasi Zebra Toba-2016 dapat mendorong tercapainya tujuan operasi," pungkasnya. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar