Sabtu, 11 Juli 2026

Narkotika di Bandara KNIA, Pelaku Dikendalikan Napi Rutan Labuhan Deli

Selasa, 08 November 2016 18:30 WIB
Narkotika di Bandara KNIA, Pelaku Dikendalikan Napi Rutan Labuhan Deli
BERITASUMUT.COM/BS05
Pelaku Pembawa Narkotika di Bandara KNIA, dipaparkan petugas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Muliana (24) pembawa narkotika ke Bandara yang diamankan petugas Tim Custom Narcotic Team (CNT) KPPBC TMP B Kuala Namu dan Kanwil DJBC Sumatera Utara di terminal kedatangan Bandara Kualanamu ternyata dikendalikan napi Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli.
 
Kabag Wasidik Ditres Narkoba Poldasu AKBP JHS Tanjung di KPPBC TMP B Kuala Namu pada Selasa (08/11/2016) menerangkan bahwa Muliana mengaku dirinya dikendalikan oleh H, warga negara Malaysia yang merupakan narapidana (napi) di Rutan Labuhan Deli. “H merupakan napi di Rutan Labuhan Deli, H merupakan suami DL yang masih DPO,” tegas JHS Tanjung.
 
Diterangkan JHS Tanjung, Muliana sudah tiga kali bertemu dengan DL di Malaysia. Muliana bertemu DL di Malaysia untuk mengurus kewarnegaraan anak DL hasil perkawinannya dengan H. Lanjut JHS Tanjung, H diamankan oleh Polrestabes Medan pada 17 Maret 2016 kasus narkoba dan sudah divonis.
 
“Sekitar bulan Maret lalu kita mengamankan dua orang jaringan A yang juga memerintahkan M. M sudah tiga kali bertemu dengan DL di Malaysia untuk pengurusan kewarganegaraan anak DL di Malaysia. Namun tujuan sebenarnya bukan itu, mereka mau membuka jaringan baru yang tidak melibatkan WNA Malaysia tapi hanya WNI saja,” jelas JHS Tanjung.
 
Lanjut JHS Tanjung, pihaknya masih mengejar DL, namun pihaknya kesulitan karena hp yang digunakan M untuk komunikasi dengan DL belum ditemukan. “DL belum diamankan, kita kesulitan karena hp yang digunakan untuk komunikasi belum ditemukan,” ucapnya.
 
Ditanya apakah pihaknya sudah menyelidiki ada keterkaitan pihak Rutan dengan jaringan H sehingga H bisa tetap komunikasi dengan jaringan narkoba? JHS Tanjung cuma mengatakan, “Meski di Rutan, H tetap bisa komunikasi melalui hp dan mengendalikan jaringan narkobanya.”
 
Muliana mengaku dirinya dijanjikan upah Rp3 juta. “Aku dijanjikan Rp 3 juta, tapi uangnya belum aku terima. Bukan ideku untuk memakai pembalut yang ada cairan merahnya,” ujarnya seraya mengaku dirinya tidak tahu yang dibawanya narkoba. (BS05)

Tags
beritaTerkait
Sarang Narkoba di Area Perkebunan dengan Pengamanan Sejumlah CCTV Digerebek Polisi di Sei Mencirim, Seluruh Barak Rata Dibumihanguskan
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Diduga Jadi Markas Judi dan Penyalahgunaan Narkoba, Warga Desak Aparat Tindak Lokasi di Jalan Fachrudin Lubukpakam
Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat
TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap
Diskotik Krypton Jalan Gajah Mada Jadi Sarang Ekstasi, Warga Tuntut Penutupan Permanen
komentar
beritaTerbaru
hit tracker