Jumat, 19 Juni 2026

Hindari Penularan Tuberculosis, Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta Diperiksa

Rabu, 02 November 2016 05:30 WIB
Hindari Penularan Tuberculosis, Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta Diperiksa
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Penyakit tuberculosis.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), bersama KNCV dan Dirjen Pemasyarakatan dan Lapas melakukan screening (periksa) kesehatan terhadap 544 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas II A Tanjung Gusta, apakah mengalami penyakit Tuberculosis (TB).“Ada 544 warga binaan yang dilakukan screening TB dengan 75 petugas,” kata Kalapas wanita klas II A Tanjung Gusta, Herlin Candrawati Bc IP SH MH, awal pekan ini.
 
Menurut Herlin, adanya indikasi penularan TB di Lapas memungkinkan terjadinya penularannya. Karena telah terbawa warga binaan dari luar, atau warga binaan di dalam yang sudah tertular TB.“Harapan kami, dengan adanya mobile ronsen ini, sangat membantu untuk tindaklanjut pelayanan berikutnya,” ujarnya.
 
Sementara lanjut dia, bila dari hasil pemeriksaan ada yang terindikasi TB, tetap dilakukan pemantauan. Sebab pengobatannya membutuhkan waktu sampai 6 bulan.“Kalau ada yang mengarah lebih serius, kita kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk menindaklanjutinya. Sampai warga binaan pulang, juga kita pantau agar tidak menularkan lagi,” imbuhnya.
 
Karenanya, Herlin kembali menyampaikan harapannya agar adanya dukungan dan support dari Dirjen Pemasyarakatan dan kepedulian pemerintah daerah. “Makanya perlu sinergi untuk mengatasi hal ini,” katanya.
 
Sementara itu, kordinator provinsi untuk KNCV Challenge TB dr Junida Sinulingga Mkes mengatakan, pemeriksaan atau screening dilakukan untuk mendapatkan apakah ada yang mengidap TB lalu diobati sampai sembuh, karena kalau tidak diobati bisa menularkan kepada yang lainnya.“Lapas termasuk tempat yang memiliki resiko tinggi untuk terjadinya penularan. Makanya perlu dilakukan pemeriksaan rutin. Kali ini kita kerjasama Challenge TB (CTB) dengan dinas kesehatan dan Dirjen Lapas,” jelasnya.
 
Sedangkan untuk yang mengalami positip TB, sambungnya, diberikan pengobatan dan adanya dokter di Lapas yang sudah dilatih untuk melakukan pengobatan.“Kita tetap menjalin kerjasama, jika dibutuhkan CTB bisa memberikan bimbingan teknis,” pungkasnya. (BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Peringati Hari Ibu di Lapas Perempuan, Pj Ketua PKK Sumut Borong Produk Warga Binaan
Pegawai Dinas Kesehatan Medan Rayakan Natal dengan Khidmat dan Penuh Sukacita
Target Dinas Kesehatan, Sumut UHC 100% Paling Lama 2026
Hari Kesehatan Nasional ke-60, Dinkes Medan Dorong Jaga Kesehatan Bersama
Meski Belum Ada Temuan di Medan, Dinkes Medan Imbau Masyarakat Waspada Monkeypox
Cuaca Panas, Dinas Kesehatan Imbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker