KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Beritasumut.com-Rumah sakit (RS) Columbia Asia terus memilih bungkam terkait terkait peristiwa tertinggalnya kain kasa diperut bayi berusia 1 tahun 7 bulan bernama Ferdinan warga Perumahan Sidorukun Indah, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Medan Timur usai melaksanakan operasi pada 17 Desember 2015 di RS tersebut.
Padahal pihak RS Columbia sebelumnya sempat berjanji untuk memberikan keterangan resminya, pada Kamis (08/09/2016) terkait peristiwa yang berlangsung itu.
Wartawan sudah menunggu selama berjam-jam di ruang Reception, namun tidak ada niatan dari manajemen RS Colombia Asia untuk menjumpai. Meskipun awalnya, salah seorang receptionis bernama Anastasya pada pukul 13.00 Wib menyarankan agar menunggu sebentar, karena kedatangan wartawan bertepatan dengan waktu Istrahat.
Namun hingga pukul 16.10 Wib, saat ditanya kepada receptionist, lagi-lagi pihak RS Columbia mengatakan untuk menunggu sebentar. Sedangkan, petugas receptionis yang bertugas melayani sudah berganti sift.
"Sudah saya tanya, kata bagian humas tunggu sebentar," sebut Marno, petugas Receptionis lainnya.
Staf humas RS Columbia bernama Dewi yang bisa menemui wartawaan saat konfirmasi sebelumnya sebetulnya sudah terlihat ketika melintas. Namun tanpa tegur, ia langsung berjalan memasuki ruangannya.
Sementara itu, Sekretaris Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sumut, Syaiful M. Sitompul saat dimintai komentarnya terkait kasus kain kasa tertinggal di perut Ferdinan mengaku akan segera mengecek peristiwa tersebut. Ia mengaku, pihaknya kedepan akan memberikan bimbingan terhadap RS yang terletak di Jalan Listrik ini.
"Persi Sumut akan memberikan pembimbingan. Supaya RS tersebut dapat menjaga profesionalnya," katanya singkat.
Diberitakan sebelumnya, orang tua Ferdinan, Joe (27) menceritakan anaknya menjalani operasi di RS Columbia pada 17 Desember 2015 lalu. Namun, kain kasa yang digunakan sebagai pembersih saat operasi malah tertinggal di dalam perut anaknya.
“Usai operasi anak saya tetap merasa sakit di perut dan tidak mau makan. Sehingga kami bawa ke RS Siloam pada 26 Mei 2016. Disitu kami sempat terkejut karena hasil rontgen yang dilakukan terlihat ada benda berbentuk kain yang tertinggal dalam perutnya. Sehingga harus dilakukan operasi untuk pengangkatannya," sebutnya.
Sementara, kasus ini sedang ditangani Polda Sumut, dan sejumlah saksi terkait sudah diperiksa.(BS07)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi