Minggu, 26 April 2026

Soal Kain Kasa di Perut Bayi, RS Columbia Kembali Bungkam

Kamis, 08 September 2016 23:30 WIB
Soal Kain Kasa di Perut Bayi, RS Columbia Kembali Bungkam
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Rumah sakit (RS) Columbia Asia terus memilih bungkam terkait terkait peristiwa tertinggalnya kain kasa diperut bayi berusia 1 tahun 7 bulan bernama Ferdinan warga Perumahan Sidorukun Indah, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Medan Timur usai melaksanakan operasi pada 17 Desember 2015 di RS tersebut.

Padahal pihak RS Columbia sebelumnya sempat berjanji untuk memberikan keterangan resminya, pada Kamis (08/09/2016) terkait peristiwa yang berlangsung itu.

Wartawan sudah menunggu selama berjam-jam di ruang Reception, namun tidak ada niatan dari manajemen RS Colombia Asia untuk menjumpai. Meskipun awalnya, salah seorang receptionis bernama Anastasya pada  pukul 13.00 Wib menyarankan agar menunggu sebentar, karena kedatangan wartawan bertepatan dengan waktu Istrahat.

Namun hingga pukul 16.10 Wib, saat ditanya kepada receptionist, lagi-lagi pihak RS Columbia mengatakan untuk menunggu sebentar. Sedangkan, petugas receptionis yang bertugas melayani sudah berganti sift.

"Sudah saya tanya, kata bagian humas tunggu sebentar," sebut Marno, petugas Receptionis lainnya.

Staf humas RS Columbia bernama Dewi yang bisa menemui wartawaan saat konfirmasi sebelumnya sebetulnya sudah terlihat ketika melintas. Namun tanpa tegur, ia langsung berjalan memasuki ruangannya.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sumut, Syaiful M. Sitompul saat dimintai komentarnya terkait kasus kain kasa tertinggal di perut Ferdinan mengaku akan segera mengecek peristiwa tersebut. Ia mengaku, pihaknya kedepan akan memberikan bimbingan terhadap RS yang terletak di Jalan Listrik ini.

"Persi Sumut akan memberikan pembimbingan. Supaya RS tersebut dapat menjaga profesionalnya," katanya singkat.

Diberitakan sebelumnya, orang tua Ferdinan, Joe (27) menceritakan anaknya menjalani operasi di RS Columbia pada 17 Desember 2015 lalu. Namun, kain kasa yang digunakan sebagai pembersih saat operasi malah tertinggal di dalam perut anaknya.

“Usai operasi anak saya tetap merasa sakit di perut dan tidak mau makan. Sehingga kami bawa ke RS Siloam pada 26 Mei 2016. Disitu kami sempat terkejut karena hasil rontgen yang dilakukan terlihat ada benda berbentuk kain yang tertinggal dalam perutnya. Sehingga harus dilakukan operasi untuk pengangkatannya," sebutnya.

Sementara, kasus ini sedang ditangani Polda Sumut, dan sejumlah saksi terkait sudah diperiksa.(BS07)

Tags
beritaTerkait
Seorang Bayi Diduga jadi Korban Malpraktek
Diduga Korban Malpraktek, Pasien Usus Buntu Meninggal
Diduga Korban Malpraktek di RSUD dr Pirngadi, Nasution Akhirnya Dioperasi di RSUP Adam Malik
DPRD Deli Serdang Akan Galang Dana untuk Biaya Pengobatan Andreas
Proses Penyelidikan Kasus Kain Kasa di Perut Bayi Dinilai Salah Kaprah
Terkait Kasus Kain Kasa di Perut Bayi, IDI Belum Terima Laporan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker