Minggu, 26 April 2026

Diduga Korban Malpraktek, Pasien Usus Buntu Meninggal

Kamis, 10 Mei 2018 23:00 WIB
Diduga Korban Malpraktek, Pasien Usus Buntu Meninggal
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Meninggalnya seorang pasien bernama Marini alias Ani (33) penduduk Jalan Brigjen Zainul Hamid, Gang Sari Medan di sebuah Rumah Sakit swasta yang dirujuk oleh pihak ketiga terus menimbulkan polemik. Keluarga menuding sudah terjadi malpraktek yang berujung maut. Ada dugaan perempuan yang mempunyai anak dua meninggal Rabu (09/05/2018) akibat sudah terjadi pembocoran di lambung. 
 
Sebelumnya operasi dilakukan di  rumah swasta  berada di kawasan Titi Kuning. Akibat kurang tepat dalam penanganan itu. Kini dugaan malpraktek itu bakal dilaporkan ke pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut.   
 
Yuda Saputra (36) suami dari pasien Marini kepada wartawan,  Kamis (10/05/2018) di persemayaman Angsa Pura Jalan Asia Medan menjelaskan, pasien Marini masuk ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan pada bulan Maret lalu dengan menggunakan BPJS Kesehatan untuk dilakukan operasi usus buntu.  
 
Selanjutnya setelah dilakukan operasi usus buntu ditangani oleh dr Asrul SpB ternyata hasil yang diperoleh tidak baik dan bersih. Pasien bernama Marini rutin memakan obat dan asupan gizi mengalami muntah-muntah akibat benang operasi terlepas dan mengalami pembocoran di lambung. Sehingga terjadi dugaan pembusukan dan bernanah. 
 
Kondisi pasien pun semakin lemah dan tidak sanggup untuk berdiri. Namun sangat beruntung untuk keluarga Yuda yang sudah masuk katagori masyarakat miskin, ada pihak ketiga yang mau menanggung seluruh biaya untuk melakukan operasi ulang dan dirujuk ke rumah sakit unggulan yang beradi di Jalan Merbabu Medan. Di rumah sakit swasta itu, operasi dilakukan untuk pasien bernama Marini sampai dua kali. Namun, upaya yang baik dilakukan itu tidak dapat menolong kondisi pasien Marini yang sudah mengalami kritis itu. 
 
"Saya sudah ikhlas dengan kepergian istri saya untuk selamanya. Namun saya tetap menuntut hak saya dan keadilan kepada Rumah Sakit Mitra Sejati yang melakukan kecerobohan itu ke pihak berwajib. Operasi di Rumah Sakit Mitra Sejati tidak berjalan baik dan mengalami luka pada operasi usus buntuk kepada istri saya," tambah pria ramah ini. 
 
Sementara itu,  dr Asrul SpB melakukan  konfirmasi bersama Yuda juga mengaku operasi bedah usus buntu berjalan lancar. "Operasinya sesuai dengan prosedur dan tidak ada yang salah. Saya sudah melakukan operasi dengan tanggung jawab penuh dan profesional," jelasnya.
 
Di tempat yang sama, Humas Mitra Sejati Medan Erwin Lubis mengatakan, akan melakukan klarifikasi kepada dokter yang sudah melakukan operasi usus buntuk kepada pasien Marini. Erwin akan memberikan solusi baik dan memanggil dokter yang digugat oleh keluarga Yudha itu selaku suami dari Marini. 
 
Namun Erwin yang mulai nampak krakternya itu mulai hendak mengusir wartawan yang melakukan perekaman pembicaraan bersama Yuda. "Jangan direkam bang. Kalau abang masih melakukan perekaman akan saya usir dari ruangan Humas ini," tutupnya.(BS06)

Tags
beritaTerkait
Seorang Bayi Diduga jadi Korban Malpraktek
Diduga Korban Malpraktek di RSUD dr Pirngadi, Nasution Akhirnya Dioperasi di RSUP Adam Malik
Lompat dari Fly Over Amplas, Nyawa Laura Sinaga Masih Bisa Diselamatkan
DPRD Minta Polda Sumut Profesional Dalam Penanganan Kasus Kain Kasa Tertinggal di Perut Bayi
Soal Kain Kasa di Perut Bayi, RS Columbia Kembali Bungkam
Diduga Lakukan Malpraktek, Dokter RS Mitra Sejati Dipolisikan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker