Senin, 25 Mei 2026

Curiga dengan Produk Makanan, Masyarakat Diminta Hubungi BBPOM

Jumat, 19 Agustus 2016 19:35 WIB
Curiga dengan Produk Makanan, Masyarakat Diminta Hubungi BBPOM
BERITASUMUT.COM/IST
Produk makanan tak layak konsumsi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 223.050 kemasan pangan ilegal tanpa izin edar beserta 1.255 rol label kemasan dengan nilai ekonomi mencapai Rp 4,1 miliar dari pabrik di Jalan Pantai Rantam, Dusun III Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang disita oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan bekerjasama dengan Polda Sumut serta Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian Deli Serdang.
 
Kepala BPOM Pusat Penny K Lukito mengingatkan kepada masyarakat untuk memperhatikan bahwa apapun yang dikonsumsi harus melihat izin edarnya. Apabila mendapatkan kecurigaan adanya produk ilegal, ia meminta menghubungi BBPOM maupun Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing.“Kita tidak bisa menduga-duga. Setelah ini kita akan melakukan pemeriksaan terhadap isi dari produk ini,” ujarnya, Jumat (19/08/2016).
 
Penny juga menambahkan, bahwa penyitaan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi efek jera bagi pengusahanya. Sehingga, hal ini kedepan tidak terulang kembali."Bahwa segala proses produksi, makanan apalagi akan dikonsumsi langsung oleh anak-anak harus melalui proses dulu. Sebab, kita berada dalam sistem sosial masyarakat, sehingga tata aturannya harus diikuti," terangnya.
 
Sementara itu, Kasubdit I Indag Ditkrimsus Poldasu AKBP Ichwan SH MH menambahkan untuk menuntaskan kasus tersebut petugas kepolisian akan tetap berkoordinasi dengan BBPOM. "Kita akan tetap berkordinasi," sebutnya singkat.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Kosmetik Ilegal Senilai Rp 825 Juta Diamankan
BBPOM Awasi Dagangan Takjil dan Supermarket
BBPOM Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Publik
 Balai POM Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru
Tarik Es Krim Vanila Haagen Dazs dari Pasar, BBPOM Medan Turunkan Tim
Antisipasi Produk Kadaluwarsa dan Ilegal, BBPOM Sidak Supermarket
komentar
beritaTerbaru
hit tracker