Minggu, 11 Oktober 2026

Ratusan Hektare Sawah di Langkat Kekeringan

Sabtu, 13 Agustus 2016 11:46 WIB
Ratusan Hektare Sawah di Langkat Kekeringan
beritasumut.com/BS08
Sawah mengalami kekeringan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Hujan yang tidak turun selama beberapa pekan membuat ratusan hektar areal pertanian di Kabupaten Langkat mengalami kekeringan, dan mengakibatkan lahan pertanian, khususnya sawah kering dan retak-retak.

Lahan yang kering tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Stabat, Tanjung Pura, Brandan Barat dan Kecamatan Besitang. Seluruh lahan pertanian yang mengalami kekeringan adalah lahan pertanian tadah hujan, kekeringan ini akibat hujan yang tak turun selama beberapa pekan terakhir.

Menurut  Angga, salah seorang petani, hujan tak turun selama beberapa pekan membuat tanaman mereka kering, dan tanah retak-retak. “Sudah beberapa minggu ini di sini tidak turun hujan, jadi tanaman di sini kering semua, tanahnya pun pada retak-retak,” ujarnya, Sabtu (13/08/2016).

Untuk mengantisipasi tanamannya agar tidak mati, para petani harus mencari sumber air yang jaraknya jauh dari areal persawahan mereka. “Biar nggak mati, kami ya harus ngambil air dari sungai, itu pun jauh dari sini, tambah biaya lagi lah bang," lanjutnya.

Hujan yang tak kunjung turun menandai masuknya musim kemarau di Langkat. Para petai berharap, adanya bantuan pengairan dari pemerintah setempat, khususnya bantuan irigasi untuk lahan persawahan.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Presiden Jokowi: Strategi Pompanisasi Hadapi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan
Potensi Kemarau Panjang pada 2023, BNPB Siapkan Strategi Pencegahan Kebakaran Hutan
3 Arahan Presiden Antisipasi Dampak Kekeringan terhadap Stok Bahan Pokok
Prajurit TNI dan Warga Dirikan Bak Penampung Air di Desa Tehoru Maluku
Kirim Surat Edaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Antisipasi Dampak Kekeringan
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Kekeringan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker