Minggu, 04 Oktober 2026

Presiden Jokowi: Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Teknologi dan Konsumsi Informasi

Minggu, 31 Juli 2016 15:18 WIB
 Presiden Jokowi: Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Teknologi dan Konsumsi Informasi
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo saat menghadiri Peringatan Harganas 2016.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, anak-anak harus dilindungi dari dampak negatif penggunaan teknologi dan konsumsi informasi.

Ini bukan berarti anak-anak sama sekali dilarang menggunakan teknologi atau mendapat informasi. Tapi lebih kepada penggunaan teknologi dan konsumsi informasi yang positif yang produktif.

“Keluarga sebagai pihak terdepan dan terpenting bagi perkembangan anak harus memastikan bahwa fungsi perlindungan terhadap anak benar-benar terwujud. Kekerasan terhadap anak harus distop dan tidak bisa kita biarkan lagi,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-23 di Alun-Alun Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kupang, Nusa Tenggaa Timur (NTT), Sabtu (30/07/2016).

Guna menyiapkan anak Indonesia yang unggul dan berdaya saing, Presiden berpesan kepada para orang tua untuk dapat mengembangkan pola pikir produktif kepada diri dan anak-anaknya. Dari yang pesimis menjadi pribadi yang optimis. Dari yang malas menjadi pribadi pekerja keras. Dari yang hanya senang sebagai pengikut menjadi pribadi yang bangga sebagai pemimpin.

“Bila keluarga bisa memupuk pola pikir dan perilaku yang produktif, maka kita bisa melahirkan generasi emas Indonesia. Generasi pemenang, generasi yang cerdas, generasi yang kreatif, generasi yang inovatif, generasi yang produktif, dan generasi yang visioner,” tutur Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengapresiasi inisiatif Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengedepankan empat konsep besar, yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, dan keluarga berbagi.

“Saya minta keempat konsep itu jangan hanya jadi jargon, tapi bisa diterjemahkan dengan jelas dan rinci menjadi kerja nyata yang dilakukan oleh BKKBN,” tegas Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)

Tags
beritaTerkait
PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Empat Rumah dan Satu Sekolah Rusak
LPA Apresiasi Pemenuhan Hak Anak yang Berkonflik dengan Hukum di UPT RPS Deli Serdang
Kasus Kekerasan Seksual Anak, LPA Deli Serdang Apresiasi LPSK RI
Komnas PA Dorong Perlindungan Anak Jadi Perhatian Nasional
LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan asal Dairi di RSU Haji Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker