Sabtu, 26 September 2026

Tersangka yang Ditembak Otak Pelaku Pembunuhan Warga Medan

Selasa, 26 Juli 2016 09:35 WIB
Tersangka yang Ditembak Otak Pelaku Pembunuhan Warga Medan
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Tersangka Martin yang ditembak polisi diduga menjadi otak pelaku pembunuhan Hamonangan warga Jalan Menteng VII, Gang Sepakat, Medan.

Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan pembunuhan Hamonangan sudah direncanakan dan Martin yang merupakan residivis menjadi otak pembunuhan.

“Pembunuhan sudah direncanakan, otak pelaku Martin yang merupakan residivis. Motif dendam dan sakit hati, pelaku dan korban saling kenal. Ancaman hukuman seumur hidup karena sudah direncanakan,” jelasnya, Selasa (26/07/2016).

Selain Martin yang merupakan warga Jalan Menteng, Medan. Dua pelaku lainnya adalah NM (16) warga Selambo dan Julius (27) warga Jermal XV, Kecamatan Percut Sei Tuan.

NM mengaku yang menjadi otak pelaku pembunuhan adalah Martin. Menurut Niku, Martin juga yang merencanakan pembunuhan Hamonangan. ”Martin yang merencanakan pembunuhan,” ujarnya.

Menurut NM, Martin nekat membunuh Hamonangan karena sakit hati dan dendam. Lanjut Niku, dirinya dijanjikan akan diberikan uang Rp 1,5 juta. “Martin sakit hati dan dendam sama Hamonangan. Kami baru kenal satu bulan, aku dijanjikan mau dikasih uang Rp 1,5 juta,” akunya.

Selain membunuh Hamonangan, ketiga pelaku juga mengambil uang dan mobil Daihatsu Xenia warna silver BK 1434 JV. (BS05)

Tags
beritaTerkait
Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat
Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati
LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka
Koptu HB Tidak Hadir, Majelis Hakim Tunda Sidang Kasus Wartawan Rico Sempurna Pasaribu
komentar
beritaTerbaru
hit tracker