Senin, 17 Agustus 2026

Tak Disangka, Perampok Truk Angkut Bawang Itu Diduga Oknum Polisi

Senin, 25 Juli 2016 17:10 WIB
Tak Disangka, Perampok Truk Angkut Bawang Itu Diduga Oknum Polisi
Beritasumut.com/Ilustrasi
Perampok
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Aksi perampokan bersenjata api (senpi) di kawasan Dokan-Pasar Tigapanah, Kabupaten Karo, pada 11 Maret 2016 lalu hingga saat ini masih mengejar pelaku lainnya. Diduga, pelaku lain yang belum tertangkap itu salah satunya adalah oknum polisi bernama Bripka AS yang bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara.

Peristiwa perampokan itu terjadi saat korban bernama Zulfardi dan Paul mengendarai truk Colt Diesel bernomor polisi BA 8284 NU. Truk yang mengangkut bawang itu dipaksa berhenti oleh enam orang pelaku yang muncul dengan mobil Avanza hitam. Lantaran diacungkan senjata api oleh perampok, korban pun memberhentikan dari truknya.

Naas, setelah berhenti Zulfardi dan Paul dipaksa turun dari truk dan diseret masuk ke dalam mobil Avanza tadi. Sementara pelaku lainnya membawa kabur truk. Kedua korban kemudian diturunkan jauh dari lokasi kejadian. Kedua korban selanjutnya memberitahukan kejadian itu ke supir satu truk bernama Darun Hafiz. Bersama rekannya itu kedua korban membuat laporan ke Polsek Tiga Panah.

Baca Juga:

"Setelah dirampok mereka memberitahukan ke saya. Saya sopir satu, Zulfardi supir dua dan Paul kernetnya. Terus kami laporkan aksi perampokan ini ke Polsek Tiga Panah. Dan penyelidikan pun dlakukan Polsek Tiga Panah dan Polres Tanah Karo," ungkap Darun Hafiz, warga Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (25/07/2016), di Medan.

Hafiz mengatakan, dari hasil penyelidikan polisi berhasil menangkap tiga dari enam orang pelaku. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih melarikan diri sampai saat ini, termasuk salah satunya oknum polisi Bripka AS.

"Penjelasan dari penyidik tiga orang pelakunya sudah ditangkap. Dan pelaku menyebutkan kepada penyidik, pelakunya lainnya yang belum ditangkap adalah anggota polisi Bripka AS," beber Hafiz lagi.

Baca Juga:

Dikatakannya, awalnya penyidik tidak mau memberitahukan bagaimana hasil perkembangan kasus perampokan ini. Alhasil, dia membawa seorang personel polisi dari Polres Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), bernama Brigadir Toni agar bisa mengetahui perkembangan kasus itu.

"Awalnya penyidik enggak mau memberitahu bagaimana hasil perkembangan kasus ini. Tapi setelah saya membawa anggota polisi dari Polres Lima Puluh Kota, barulah kami tahu ternyata ada oknum polisi yang terlibat," ungkapnya lagi. Dia berharap kepada Kapolres Tanah Karo ‎dan Polsek Tiga Panah segera meringkus oknum polisi yang terlibat dalam aksi perampokan itu.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting sangat menyayangkan sikap penyidik Polsek Tiga Panah dan Polres Tanah Karo yang belum menangkap ‎oknum polisi tersebut.

"Kenapa tidak ditangkap saja kalau memang sudah punya alat bukti. Ini tegas saya katakan. Jika memang terlibat silahkan tangkap dan diproses," tegasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kantor DPC PDIP Samosir
Koordinasi Tim Task Force KADIN Sumut Implementasi Permenkum Nomor 49 Tahun 2025
Satgas PRR Pacu SKPK Aceh Singkil Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp21 Miliar
Semarakkan HUT ke-81 RI, MyPertamina Berbagi Hadiah Kemerdekaan di 24 SPBU
KADIN Rayakan HUT Ke-58 dan Gelar Rapimprov Serentak Se-Indonesia
Ketua KADIN Medan Arman Chandra Diangkat Jadi Anggota Kehormatan PGI Bireuen, Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun
komentar
beritaTerbaru
hit tracker