Rabu, 15 Juli 2026

Ini Alasan Presiden Ajukan Komjen Tito Sebagai Calon Tunggal Kapolri

Kamis, 16 Juni 2016 11:59 WIB
Ini Alasan Presiden Ajukan Komjen Tito Sebagai Calon Tunggal Kapolri
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan Gubernur dan Wagub Sulteng, Kamis (16/06/2016), di Istana Negara, Jakarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) membenarkan, bahwa dirinya pada Rabu (15/06/2016) lalu telah menyerahkan dan menyampaikan surat permohonan persetujuan calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kepada pimpinan DPR-RI.

“Saya mengajukan calon tunggal, yaitu Komjen Polisi Tito Karnavian,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan, usai pelantikan Gubernur Longki Djanggola dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Sudarto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/06/2016).

Menurut Presiden, sebelum mengajukan nama calon Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun pada 24 Juli mendatang itu, dirinya telah mendapatkan masukan baik dari Polri, Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional), dan juga masukan-masukan dari masyarakat.

“Proses pergantian Kapolri ini kita merujuk pada Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan, dirinya berharap Komjen Tito nantinya dapat meningkatkan profesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat, dan juga memperbaiki kualitas penegakan hukum, terutama terhadap kejahatan narkoba, terorisme, dan juga korupsi.

“Saya meyakini beliau mempunyai kemampuan, cerdas, mempunyai kompetensi yang baik, dan kita berharap DPR segera bisa memproses ini,” tutur Presiden Jokowi.

Sebagaimana sebelumnya info mengenai penunjukan Kepala Badan Nasional Pemberantasan Terorisme (BNPT) Komjen Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri pertama kali disampaikan oleh Ketua DPR-RI Ade Komarudin.

Menurut Ade, dirinya menerima surat yang disampaikan oleh Mensesneg Pratikno, Rabu (15/6) pagi. “Saya buka isinya adalah Presiden RI mengajukan pengganti Bapak Badrodin Haiti yang segera akan pensiun. Dalam surat itu, Bapak Presiden mengajukan Bapak Tito Karnavian yang sekarang menjabat Kepala BNPT dan mantan Kepala Polda Metro,” kata Ade.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Terus Dukung Program Strategis Polri Ciptakan Keamanan dan Ketertiban
Safari Ramadan di Medan, Kapolri: Pererat Silaturahmi Demi Keamanan dan Kesejahteraan
Kapolri Tinjau Renovasi Masjid hingga Bakti Sosial di Polda Sumut
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak dalam Menyambut Nataru 2025
Panglima TNI Bersama Kapolri Memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024 di Bali
Panglima TNI Hadiri Apel Kasatwil Polri 2024 di Akpol
komentar
beritaTerbaru
hit tracker