KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Beritasumut.com-Aksi penjambretan di terminal Amplas yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) bernama Ruan Kruger (18), pada Rabu (08/06/2016) malam, berhasil diselamatkan Polsek Patumbak. Hanya dalam hitungan jam, petugas berhasil menangkap satu dari dua pelaku penjambretan seorang di Terminal Amplas Medan.
Tersangka penjambretan bernama Hamonangan Riski Pratama (25), warga Porsea yang tinggal di Jalan SM Raja, Terminal Amplas. Kaki kanan Hamonangan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas Reskrim Polsekta Patumbak, saat aksi penyergapan. Sementara seorang pelaku lainnya, Fredi Sirait (FS) kini menjadi buronan polisi.
Kapolsek Patumbak Kompol Wilson Bugner Pasaribu didampingi Kanit Reskrim AKP Fery Kusnadi, mengatakan tersangka ditangkap setelah berhasil menjambretan dan menggasak dompet berisikan uang Rp1,4 juta, 16 lembar uang dolar Amerika berikut dokumen-dokumen penting lainnya.
Baca Juga:
"Korban tercatat warga negara Australia kelahiran Pretoria, 03 Oktober 1997 dengan Pasport Document No: N 9843475, 76 Outlook cres Bardon, QLD Australia 4065," jelas AKP Fery Kusnadi, Kamis (09/06/2016). Dijelaskannya, korban pada hari itu berangkat dari Tuktuk Danau Toba naik Bus Sejahera dan turun di Terminal Amplas sekira jam 23.00 WIB. Korban, Ruan Kruger berencana melanjutkan perjalanan ke Bandara Kualanamu untuk berangkat ke Kuala Lumpur dengan menumpang becak bermotor (betor).
"Tidak terjadi kesepakatan harga sehingga korban berjalan sendirian ke terminal menuju ke stasiun Damri Kualanamu, tapi saat di terminal bus Damri sudah tidak ada lagi," tambah AKP Fery. Menurut keterangan korban, di saat itulah muncul dua pemuda dan merampas tas ransel korban. Namun korban melawan hingga berhasil mempertahankan tasnya.
Baca Juga:
"Dompet korban berisi uang dan dokumen penting hilang dalam penjambretan itu. Secara kebetulan, petugas kepolisian sektor Patumbak sedang melakukan patroli di Fly Over Amplas. Sebab itu, dalam satu jam pasca kejadian, polisi berhasil menangkap tersangka berdasarkan ciri-ciri yang dikenali korban," papar Fery.
AKP Fery menjelaskan, seorang pelaku lainnya identitasnya sudah diketahui. "Seorang tersangka lainnya yang merupakan teman tersangka berinisial FS masih kita buru dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), itu pasti dapat," tegasnya. Dengan aksi kejahatan ini, tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas), dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara. (BS04)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi