Kamis, 06 Agustus 2026

Gubsu Canangkan Gerakan Tadarus Sebagai Pilar Revolusi Mental

Jumat, 03 Juni 2016 19:28 WIB
Gubsu Canangkan Gerakan Tadarus Sebagai Pilar Revolusi Mental
Beritasumut.com/BS03
Gubsu HT Erry Nuradi di acara Tadarus Nasional tingkat Sumut menyambut Ramadhan di Masjid Al Jihad Medan, Jumat (03/
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Gubernur Sumut (Gubsu) HT Erry Nuradi mencanangkan gerakan tadarus menjadi salah satu pilar utama memberhasilkan revolusi mental yang sedang digalakkan Presiden Jokowi, terutama selama bulan Ramadhan 1437 H.

"Tadarus dan khataman Al Quran berjamaah harus lebih kita giatkan menjadi gerakan ummat Islam di Sumut. Yakinlah dengan gebyar Al Quran muaranya akan menjadikan moral dan mental bangsa menjadi terpuji dan Qurani. Inilah revolusi mental hakiki," ujar Erry pada acara Tadarus Nasional tingkat Sumut menyambut Ramadhan di Masjid Al Jihad Medan, Jumat (03/06/2016).

Kegiatan Tadarus Nasional dan Khataman Al Quran berjamaah ini diinisiasi oleh Keluarga Besar Alumni HMI sekaligus momentum 50 tahun Korps Alumni HMI (KAHMI) yang tergabung dalam grup chatting WhatsApp KAHMI, Forever Tadarus Alquran (KFTQ) secara serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Lebih lanjut di hadapan ratusan jamaah Masjid Al Jihad dan warga KAHMI Sumut Gubsu memaparkan berbicara revolusi mental sebenarnya adalah berbicara tentang sebagian dari misi kenabian. "Para nabi ditugaskan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memperbaiki mental yang rusak atau juga disebut kebobrokan akhlak. Keadaan masyarakat pada saat ini perlu revolusi mental karena apapun bisa terjadi, sehingga sangat mungkin hal yang merusak harkat dan martabat manusia itu menimpa bangsa ini," terang Gubsu.

Oleh karena itu, revolusi mental dipandang bersifat mendasar, relevan, dan staregis sebagai upaya meningkatkan kualitas dan martabat kehidupan bangsa. Apalagi jika mau jujur, gejala kriris nilai-nilai kemanusiaan itu sebenarnya mulai terasakan."Ketika dipahami bahwa revolusi mental adalah merupakan bagian dari misi kenabian, maka peran-peran Agama seharusnya menjadi sangat penting untukmendapatkan perhatian, terutama ummat Islam dengan panduan Al Quran," papar Gubsu.

Baca Juga:

Gubsu menambahkan, Agama Islam selain mengajarkan tentang ke-Tuhanan adalah juga tentang bagaimana seharusnya hidup dijalani sesempurna mungkin. Hal ini ada diajarkan dalam kitab suci Al Quran. Semuanya itu bermaksud agar kehidupan menjadi selamat, bahagia, saling berkasih sayang, dan seterusnya.

"Jadi sangat relevan dengan pandangan maka revolusi mental menjadi tepat diartikan sebagai gerakan bersama-sama dan bersifat massal untuk mendekatkan diri pada agama dengan panduan Al Quran," jelas Gubsu.

Sebagai bangsa yang berfalsafah Pancasila, maka pasti membutuhkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, sehingga revolusi mental dapat dilakukan melalui tiga ranah sekaligus, yaitu gerakan mendekatkan diri pada kitab suci, pada tempat ibadah, dan pada pemuka agamanya masing-masing.

"Berdasarkan keyakinan, bahwa agama mampu melahirkan kedamaian, kebersamaan, dan kasih sayang, maka masyarakat seharusnya didorong untuk mendekat dan menjalankan agamanya, khususnya ummat Islam terus mengamalkan Al Quran. Oleh karenannya tema besar gerakan revolusi mental itu antara lain bersama-sama 'Kembali ke kitab suci, ke tempat ibadah, dan mendekatkan pada pemuka agama," pungkasnya. (BS03)

Tags
HMI
beritaTerkait
Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, KORMI Medan-KoJAM Buka Puasa Bersama
Silaturahmi Presiden dengan Rektor, Sinergi Pemerintah dan Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan Bangsa
Kehadiran Pedagang Luar Kota Medan Perlu Perhatian Bersama
Pj Walikota Padangsidimpuan Menerima Kunjungan Silaturahmi dari Muslimat NU Deliserdang
Kaban Kesbangpol Hadiri Seminar Nasional FAHMI UMMI
PB HMI Bertemu Menkum, Bahas Sinergi untuk Reformasi Hukum
komentar
beritaTerbaru
hit tracker