Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Beritasumut.com-Pemuda bernama Roza Perwira Saragih (22) putra dari tokoh masyarakat Patumbak, John Belanda alias Junadi Saragih (45), yang beralamat di Jalan Pertahanan, Lorong Adi Karya Patumbak, ditemukan tewas mengambang di Kolam Pancing Ismed Jalan Pertahanan Patumbak, Dusun II, Pasar II, Desa Patumbak, Senin (30/05/2016).
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh pemilik Kolam Pancing bernama Ismed. Ketika mengetahui sosok yang mengambang di kolamnya, Ismed langsung mengabari orangtua korban yang kerap dipanggil John Belanda. Selanjutnya, masyarakat melaporkan penemuan mayat itu kantor kepolisian sektor (Polsek) Patumbak.
Menurut informasi dari Polsek Patumbak, selain di tubuh korban terdapat beberapa luka akibat hantaman benda tajam di bagian punggung, perut dan wajah. Diketahui, korban keluar rumah sejak Sabtu (28/05/2016). Korban yang belum memiliki pekerjaan itu beranjak ke Kolam Pancing Ismed untuk menikmati suasana akhir pekan. Sebelum masuk ke Kolam Pancing Ismed, korban sempat memasuki sebuah kafe bernama Kafe Bimbo yang berada tepat di sebelah Kolam Pancing Ismed. Di dalam kafe itu, korban terlibat cekcok dengan pengunjung kafe. Puncaknya, pada Senin (30/05/2016), pemilik Kolam Pancing itu melihat korban mengambang.
Sayuti (45) rekan ayah korban yang ikut melaporkan kejadian ini di Polsekta Patumbak mengatakan, "Jadi saya dapat informasi dari lokasi kejadian, korban sempat bertengkar di dalam kafe itu. Dia (korban) keluar rumah sejak Sabtu (28/05/2016). Kemudian pemilik Kolam Pancing itu mengabarkan ke Jhon Belanda, ayah si korban, kalau anaknya ditemukan meninggal dunia di Kolam Pancing. Saya menduga korban dibunuh. Tapi ya kita tunggu saja hasil penyelidikannya," ungkap Sayuti.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsekta Patumbak AKP Ferry Kusnadi ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena dibunuh atau tidak. "Belum bisa kita simpulkan apakah korban ini dibunuh atau enggak. Kita tunggu saja hasil visum dari pihak rumah sakit. Saksi-saksi sudah kita mintai keterangannya salah satunya pemiik Kolam Pancing," tutur AKP Ferry.(BS01)
Baca Juga:
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Suasana di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendadak tegang. Massa aksi Dewan Peduli Negri kali ini yang dipimpin oleh K
Peristiwa
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final di Stadion Utama Sumate
Berita
Cahaya lilin perdamaian menerangi Lapangan Benteng Medan pada perayaan Waisak 2570 BE/2026, Sabtu malam (13/6/26).
Peristiwa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pengawasan dan penertiban aktivitas tambang ilegal dengan mengga
Politik & Pemerintahan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan d
Politik & Pemerintahan
Judi terbesar di Jalan Tengku Fachrudin, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/6/2026).
Berita
Maraknya judi ketangkasan tembak ikan logo "AB" di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, menuai sorotan tajam. Dalam hal ini, Polsek Hamparan Pe
Peristiwa