Jumat, 24 April 2026

Kematian Ikan di Silalahi Diduga Akibat Kadar Belerang Tinggi

Jumat, 27 Mei 2016 21:29 WIB
Kematian Ikan di Silalahi Diduga Akibat Kadar Belerang Tinggi
Beritasumut.com/Ist
Ikan mati
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kematian ratusan ton ikan di kawasan Danau Toba kembali terjadi. Bila sebelumnya kematian ikan dialami petani Kerambah Jaring Apung (KJA) di Haranggaol kini giliran petani KJA di Desa Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi.

Terkait hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprovsu telah menurunkan tim ke lokasi untuk mencari penyebab kematian ratusan ton ikan tersebut. Begitupun berdasarkan analisa awal tim di lapangan kematian ikan diakibat kadar kimia didalam air yang cukup tinggi.

"Kepastian penyabab kematian ikan-ikan yang di Kecamatan Silalahi itu memang belum dapat dipastikan. Tim saat ini masih berada di sana. Tapi dugaan awal kematian ikan diakibatkan kader belerang dalam air terlalu tinggi," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Pemprov Sumut Zonny Waldi saat dijumpai di Rumah Dinas Gubsu, Jumat (27/05/2016).

Baca Juga:

Dijelaskan Zonny Waldi, berbeda dengan yang di Haranggaol, untuk Kawasan Silalahi kadar oksigen terlarut terbilang normal yakni 3ppm. Meskipun belum mengetahui secara pasti dari mana asal belerang yang mencemari kawasan KJA Silalahi namun diperkirakan akibat dari adanya erupsi dari Gunung Sinabung. (BS03)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Wapres dan Gubsu Tebar 26 ribu Ikan Endemik Danau Toba
Sekda: Penertiban KJA Tetap Memikirkan Kepentingan Masyarakat
Usai Jokowi, Giliran JK Jumat Besok Kunjungi Sumut
Harga Ikan di Binjai Berangsur Normal
Danau Toba Jadi Salah Satu dari 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Nasional
Gubernur Sumut Buka Rakor dan Evaluasi Pengembangan Geopark Nasional Kaldera Toba
komentar
beritaTerbaru
hit tracker