Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sedikiitnya 1.500 warga Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, Jumat (06/05/2016), dikerahkan untuk membantu evakuasi bangkai-bangkai ikan yang terus bertambah.Pengerahan itu dilakukan setelah warga melihat tidak adanya perubahan bencana kematian ikan secara massal, namun justru semakin tambah.
Dalam mengevakuasi jutaan bangkai ikan yang masih terapung di dalam ratusan KJA, 40 kapal milik warga juga dikerahkan, dengan maksud agar proses sterilisasi lebih cepat."1.500 itu orang dewasa. Masih belum kita hitung tenaga anak-anak yang mau membantu. Dan semuanya secara sukarela," ujar Ketua RT, Hasudungan Siallagan, ketika ditemui di kawasan danau toba.
Selain bantuan tenaga, tambah Hasudungan, warga juga membantu secara materi untuk membeli kebutuhan makanan yang akan disantap secara bersama."Ada juga yang menyumbang beras, air mineral, gula dan lainnya. Kita semua di sini saling bahu membahu," ungkapnya.
Perlu diketahui, sebanyak 1.800 Ton ikan nila dan ikan mas di Keramba Jaring Apung (KJA) milik warga yang berada di perairan Danau Toba mati mendadak. Kematian jutaa ekor ikan yang beberapa waktu lagi akan memasuki masa panen tersebut, diduga karena Dissolved Oxygen (DO) atau kandungan Oksigen dalam air yang sangat minim. (BS09)
Tags
beritaTerkait
komentar