Rabu, 02 September 2026

Korban Kebakaran Ini Ingin Sekolah Lagi, Tapi Terkendala Dana

Rabu, 04 Mei 2016 11:56 WIB
Korban Kebakaran Ini Ingin Sekolah Lagi, Tapi Terkendala Dana
beritasumut.com/BS04
Sergio dan Natalia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kebakaran rumah di JalanĀ  Pratun Ujung, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan beberapa hari lalu menyisakan duka bagi Sergio (10) dan Natalia (8), karena mereka tak bisa sekolah akibat peralatan sekolah dan buku mereka ikut ludes dilalap sijago merah.

Kini, mereka ingin bersekolah lagi, namun ibunya Rosmauli Hutajulu mengaku belum bisa membeli peralatan sekolah untuk anaknya tersebut. "Semua terbakar, jadi kami nggak bisa sekolah lagi. Kami ingin sekali sekolah, tetapi ibu belum ada uang membeli baju sekolah dan buku," ungkap Sergio, kepada beritasumut.com, Rabu (04/05/2016).

Sementara itu Rosmauli Hutajulu, mengaku pendapatannya yang pas-pasan sebagai pemulung belum bisa memenuhi keinginan anaknya untuk bersekolah kembali. "Aku hanya seorang pemulung, jadi aku gak bisa membeli peralatan sekolah anak-anakku itu. Karena pendapatanku sebagai pemulung hanya pas-pas buat makan. Sementara suamiku sudah lama meninggal, Jadi aku la yang menanggungi hidup kedua anakku ini," ujarnya.

Dituturkannya, sebelumnya pun rumahnya terbakar pun anak-anaknya bisa sekolah karena ada bantuan dari orang-orang sekitar. "Kami berharap masih ada dermawan yang ingin membantu membeli peralatan sekolah mereka, sehingga mereka bisa mewujudkan keinginan mereka untuk sekolah kembali," harapnya.(BS04)

Tags
beritaTerkait
10 Negara Termiskin di Dunia
Kolaborasi PT Hutama Karya dan Pemkab Langkat: Kick-Off Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
BPS: Kemiskinan di Sumut Turun Sepuluh Kali Lipat
Ini 10 Negara Termiskin di Dunia Menurut Focus Economics
Ketua Komisi VIII DPR RI Beri Apresiasi Berkat Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Sumut
Percepat Penanganan Kemiskinan, Pj Gubernur Luncurkan Gerakan Kesetiakawanan Sosial Serentak se-Sumut
komentar
beritaTerbaru
hit tracker