Sabtu, 25 April 2026

May Day Momentum Tepat untuk Peningkatan Keterampilan Buruh Lokal

Minggu, 01 Mei 2016 22:35 WIB
May Day Momentum Tepat untuk Peningkatan Keterampilan Buruh Lokal
beritasumut.com/ist
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini meminta pemerintah untuk lebih memerhatikan peningkatan ketrampilan buruh lokal. Sebab, Indonesia kini telah memasuki era pasar bebas dengan adanya MEA. Sehingga, dibutuhkan afirmasi dan proteksi SDM lokal yang menjadi sikap negara.

"Saat ini kita telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Negara harus dorong pengusaha untuk tingkatkan daya saing buruh. Jangan sampai kita tertinggal dalam  kompetisi SDM dengan bangsa-bangsa lain. Maka, program pelatihan (upgrading) perlu dilakukan secara simultan," jelas Jazuli dalam rangka memeringati Hari Buruh (May Day) di Jakarta, Minggu (01/05/2016).

Untuk mewujudkan adanya peningkatan keterampilan tersebut, maka Jazuli menilai perlu ada kehadiran negara untuk memastikan bahwa terciptanya hubungan industrial yang kondusif bagi kesejahteraan buruh. "Negara harus hadir mewujudkan hubungan industrial yang kondusif bagi kesejahteraan buruh. Para pengusaha pun harus melihat buruh sebagai aset, bukan beban/ faktor produksi, sehingga kesejahteraan buruh menjadi perhatian serius," tambah Anggota Komisi I ini.

Dengan adanya kesejahteraan yang mencukupi terebut, akan mendorong produktivitas buruh yang tinggi. Karena buruh akan merasa dihargai dan bekerja secara giat dan gembira. "Meski demikian, disadari upah buruh kita masih rendah. Tentu ini harus terus diupayakan peningkatannya secara optimal," ujar Legislator PKS sejak tahun 2004 ini.

Oleh karena itu, perlu dibangun hubungan yang mutual, bukan konfliktual, antara buruh dan pihak perusahaan.Pemerintah, tegas Jazuli, harus sensitif dalam mengeluarkan kebijakan, terutama yang berdampak langsung pada buruh. "Jangan keluarkan kebijakan yang justru menyulitkan kondisi ekonomi rakyat dan kaum buruh. Atas kesadaran itu, Fraksi PKS selalu kritisi dan menolak kebijakan penaikan BBM dan tarif-tarif yang menghimpit ekonomi rakyat kecil," ujarnya.

Dengan demikian, dengan adanya Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei ini, penghormatan terhadap eksistensi dan jasa buruh  dalam menopang perekonomian negara, dapat terus terjaga. "Hari Buruh adalah momentum bagi kita semua utk memberikan penghormatan dan penghargaan jasa buruh bagi bangsa Indonesia. Buruh bekerja dengan pengetahuan, tenaga, dan keterampilannya hingga menghasilkan produktivitas ekonomi yang menopang pembangunan," ujar Jazuli.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Bentangkan Bendera Raksasa, Berikut 13 Tututan Demonstran 'Indonesia Gelap'
 Geruduk Kantor Kejati Sumut, Massa Barisan Intelektual Sumut Desak Dugaan Korupsi RSUD Pancur Batu Diusut Tuntas
"Geruduk" Mako Polrestabes Medan, Emak-Emak Minta Tokoh Masyarakat Pancur Batu Diamanta Sembiring Dibebaskan
Mahasiswa Gelar Aksi di Polrestabes Medan, Minta Berantas Narkoba di Lokasi Hiburan Malam
Penelitian Penanganan Demontrasi, Kompolnas Kunker ke Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker