Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi membuka Musyawarah Daerah (musda) VII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan tahun 2016 di Aula Kantor MUI Jalan Amaliun Medan, Sabtu (30/04/2016). Melalui Musda ini, peranan MUI ke depan semakin kuat dalam pembinaan umat Muslin di Kota Medan.
Musda ini bertujuan untuk menyusun program kerja ke depan di samping melaksanakan evaluasi terhadap program-program yang telah dikerjakan. Kemudian membentuk kepengurusan baru masa khidmat 2016-2021.
Menurut Akhyar, Pemko Medan MUI selama ini selalu bersama-sama dalam memecahkan masalah serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan umat. Untuk itu Akhyar berharap agar MUI dan Pemko Medan semakin menguatkan genggaman dalam mensejahterakan masyarakat, serta membina warga Kota Medan, khususnya para generasi muda.
Pada kesempatan itu, Akhyar berpesan agar MUI Kota Medan juga meletakkan salah satu fokusnya ke depan yakni pemberantasan narkoba. "Berdasarkan hemat kami, ulama jauh lebih dikenal luas oleh masyarakat. Untuk itulah potensi dapat menjadi bagian dari strategi kita dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam lembah hitam tersebut," kata Akhyar.
Selanjutnya, mantan anggota DPRD Medan itu menegaskan, Pemko Medan akans elalu mendukung penuh setiap kegiatan MUI Kota Medan ke depannya, terutama dalam rangka pembinaan generasi muda. Sebab, semua sadar bahwa generasi muda adalah masa depan bangsa. "Dengan menata generasi muda dengan baik, insyaAllah masa depan Kota Medan akan cerah," ungkapnya.
Pembukaan Musda VII MUI Kota Medan ini turut dihadkiri Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Wakil ketua MUI Sumut, DR H Maratua Simanjuntak, Sekjen MUI Sumut, DR H Ardiansyah MA, Ketua MUI Kota Medan, Prof DR M Hatta serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Medan, Prof DR M Hatta berharap, melalui Musda VII dapat melahirkan program-program unggulan dan dapat dilaksanakan dengan baik dalam rangka membangun peradaan masyarakat Kota Medan yang rahmatan lil alamin. Hatta tidak mau itu hanya sekedar slogan saja tetapi harus bisa diwujudkan.
"Untuk itu melalui MUI-MUI kecamatan, berbagai persoalan yang menyangkut pembinaan umat dapat ditangani dengan baik. Sebab, tuidak ada yang tidak bisa dilakukan, hanya memerlukan tekad dan kerja keras. Yang lebih penting lagi, satu yang tidak boleh dilupakan, kita bekerja dengan ikhlas untuk umat. "Masalah umat harus menajdi tanggung jawab para ulama," ungkap Hatta.(BS07)
Tags
beritaTerkait
komentar