Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Debt colector (penarik sepeda motor tunggakan) berkeliaran di Komplek Perkantoran Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam.
Mereka berkeliaran di setiap parkiran perkantoran instansi dengan membawa buku daftar plat sepeda motor yang menunggak pembayaran kreditnya lebih dari 3 bulan. Tidak sedikit debt colector berada di parkiran setiap kantor instansi, terutama di Kantor pelayanan umum, seperti di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Dengan mengandalkan buku catatan daftar plat sepeda motor yang menunggak, para debt colector membidik setiap sepeda motor yang parkir. "Sering kali orang itu disini (Disdukcapil). Nengok-nengok BK mana yang masuk daftar buku hitamnya itu. KadangĀ banyak yang resah, ketakutan, jadi enggak mau datang ke Disdukcapil. Kalau saya ya datang aja, ada yang mau saya urus. Tapi kadang sepeda motor saya pun ditanya-tanya sama mereka. Ya saya bilang sudah lunas dan BK-nya beda," ujar Agung, 35, warga Lubuk Pakam, Jumat (22/04/2016).
Dia meminta agar Pemkab dan Polres Deli Serdang jeli melihat situasi seperti ini, untuk diambil tindakan tegas terhadap keberadaan debt colector itu. "Kalau dibiar-biarin kayak gini terus, nanti makin menjadi-jadi. Alhasil, warga takut dan enggak mau lagi ke kantor-kantor instansi mau mengurus-ngurus apapun," keluhnya. (BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar