Minggu, 02 Agustus 2026

Awasi Pukat Trawl, Tiga Kapal Pengawas Disiagakan di Pantai Barat Sumatera

Kamis, 14 April 2016 15:15 WIB
Awasi Pukat Trawl, Tiga Kapal Pengawas Disiagakan di Pantai Barat Sumatera
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal fishing yang masih marak terjadi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menempatkan sejumlah armada kapal pengawasan (KP) yakni KP HIU 012, KP HIU 010 dan KP Paus 01 di perairan pantai barat Sumatera.

Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan dan Wakil Walikota Edi Polo Sitanggang pun sempat melakukan pengawasan langsung didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Sibolga Hendra Darmalius dan beberapa pimpinan SKPD.

Walikota berharap agar tidak lagi yang melakukan tindakan ilegal dalam penangkapan ikan, tindakan tersebut kata dia antara lain menggunakan bahan peledak. "Dengan adanya kapal pengawas ini kiranya penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Sibolga  tidak terjadi lagi, khususnya menggunakan kapal pukat ikan dan kapal-kapal bom ikan lainnya yang dapat merusak biota laut," ujarnya.

Walikota Sibolga juga menyampaikan, kepada nelayan yang menggunakan kapal-kapal pukat ikan dan menggunakan penangkapan ikan dengan menggunakan bom agar menghentikan kegiatan tersebut. "Untuk itu, agar melakukan penangkapan ikan secara baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan ramah lingkungan," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Pemko Sibolga.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Dukung Keberlanjutan Perikanan, Mahasiswa UPER Rancang Prototipe Bisnis Hasil Tangkap Laut
Tingkatkan Konsumsi Ikan Masyarakat, Pemprov Sumut Gelar Kegiatan Gemarikan
Buka FGD Peningkatan Kapasitas Hasil Pengolahan Ikan, Walikota Medan: Perlu Pemahaman Problem Hulu dan Hilir
Bobby Nasution Tepati Janji, Dinas Pertanian Perikanan Buka Posko Pengurusan TDKP
Nelayan Tradisional di Kota Medan Terima Bantuan Asuransi dari Pemko Medan
Menteri Kelautan Sakti Wahyu Trenggono Serukan Atasi Gap Ristek KP dalam Pertemuan KSST Dunia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker